Moskow (ANTARA) - Sejumlah negara Eropa merasa ragu bahwa Jerman dan Prancis akan mewakili kepentingan mereka dalam potensi perundingan terkait penyelesaian konflik di Ukraina, menurut laporan New York Times pada Sabtu, mengutip tiga pejabat Eropa.

Secara khusus, beberapa negara kecil yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, seperti negara-negara Baltik dan Hongaria, tidak sepenuhnya mempercayai Jerman dan Prancis untuk dapat bertindak sebagai negosiator bagi Uni Eropa, menurut laporan tersebut.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Februari bahwa Rusia tidak melihat manfaat dari partisipasi Eropa dalam proses negosiasi untuk menyelesaikan konflik di Ukraina.

Peskov menambahkan bahwa negara-negara Eropa tidak berpartisipasi dalam proses negosiasi, dan sebagian besar pendapat yang disampaikan oleh para pemimpin Eropa lebih cenderung membahas kelanjutan konflik daripada upaya penyelesaian damai.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Zelenskyy: Ukraina telah sampaikan usulan damai kepada AS

Baca juga: Politisi Finlandia desak Uni Eropa setop bantuan militer ke Ukraina

Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.