Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga Jakarta Selatan memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momen bebas berkreativitas dan berinovasi.

“Makna dari kemerdekaan bagi saya adalah keadaan saat suatu bangsa atau individu bebas dari segala bentuk penjajahan, salah satunya dalam berkreativitas,” kata pelukis barang bekas bernama Bang Ipul saat ditemui di Jakarta, Senin.

Menurut dia, makna kemerdekaan tidak hanya sebatas terbebas dari penjajahan, tetapi juga kebebasan bagi masyarakat untuk berkarya dan mengembangkan kreativitas di lingkungan masing-masing.

Kemerdekaan dinilainya dapat diwujudkan melalui ruang yang terbuka bagi masyarakat untuk menciptakan berbagai gagasan dan inovasi.

Sementara, Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Imam Basori mengatakan kebebasan dalam berkreativitas menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.

Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat berperan menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

Baca juga: Kirab Bendera Pusaka awali peringatan HUT 81 RI di Jakarta

"Kreativitas masyarakat dapat diwujudkan dalam bidang lingkungan, keamanan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan berbagai kelompok usia," kata Imam.

Di tingkat lingkungan, menurut dia, kebebasan berkreasi juga dapat menjadi sarana untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap persoalan di sekitarnya.

Warga dapat memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan kegiatan yang bermanfaat dan memiliki nilai bagi lingkungan.

"Semangat kreativitas tersebut sejalan dengan gagasan Bang Jali (Bareng Jaga Lingkungan) yang dikembangkan warga RT 11. Program tersebut membawa dua pilar utama, yakni keamanan serta lingkungan dan keberlanjutan," katanya.

Melalui semangat tersebut, warga didorong untuk tidak selalu menunggu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan. Sebaliknya, masyarakat dapat mengambil peran dengan menciptakan inovasi berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi.

Dengan demikian, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan setiap 17 Agustus, tetapi terus hidup melalui berbagai karya dan inisiatif masyarakat dari tingkat paling kecil, yakni lingkungan tempat tinggal.

Baca juga: Warga mulai padati kawasan Monas jelang Kirab HUT 81 RI

Baca juga: Kereta Garuda Prabayaksa bawa bendera dan teks proklamasi ke Istana

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.