Jayapura (ANTARA) - Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan personel TNI saat ini melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan penembakan terhadap warga sipil yakni AS yang terjadi di Kompleks Pertamina Lama, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Dia mengatakan penembakan terjadi pada Minggu (16/8) saat korban berada di dalam rumah dan tiba-tiba pelaku yang diduga anak buah KKB pimpinan Botak Wanimbo melakukan penembakan dan mengenai kaki korban.

"Korban AS sudah dievakuasi ke Pos Kout Satgas Yonif 511/DY untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," kata Tri Purwanto di Jayapura, Senin.

Dia mengatakan bahwa dari laporan yang diterimanya, saat ini kondisi korban sudah stabil dan telah mendapat penanganan medis.

Menurut Tri, personel gabungan TNI yang terdiri dari anggota Kodim 1716/Tolikara, Yonif 511/DY, dan Satgas Rajawali V dikerahkan untuk mengejar pelaku penembakan.

Pengejaran dilakukan untuk memberikan rasa aman ke masyarakat sekaligus memastikan keamanan di wilayah itu.

"Aparat keamanan mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, karena aparat keamanan berupaya menjaga situasi keamanan," kata Tri.

Baca juga: Kapendam Cenderawasih sebut oknum prajurit tembak mati warga di Entrop

Baca juga: Kapendam XVII Cenderawasih: KKB bernama Bumi Wolo tewas di Puncak Jaya

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.