...Ketika saudara kita di NTT mengalami musibah maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu meringankan beban mereka
Denpasar (ANTARA) - Polda Bali bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengirimkan lima truk bantuan kemanusiaan bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bantuan tersebut dilepas langsung Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa serta jajaran pejabat utama Polda Bali dari Mapolda Bali, Denpasar, Bali, Senin.
Sebanyak lima truk bantuan disiapkan untuk dikirim ke NTT menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.
Kapolda Bali mengatakan pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Polda Bali terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.
“Kita semua sangat prihatin dengan bencana yang dialami saudara-saudara kita di NTT. Mari kita doakan bersama semoga NTT segera pulih kembali,” kata Daniel.
Beragam kebutuhan bagi warga terdampak turut dikirimkan meliputi kebutuhan makanan dan minuman seperti air mineral, mi instan, susu, serta biskuit untuk orang dewasa maupun anak-anak.
Selain kebutuhan pokok, Polda Bali juga mengirimkan perlengkapan untuk mendukung kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian. Di antaranya selimut, kasur tipis, kasur lipat, terpal, popok, serta tisu basah dan kering.
Baca juga: TNI AU distribusikan 13 ton bantuan untuk korban gempa di NTT
Secara keseluruhan, bantuan yang dikirim terdiri dari 1.015 dus air mineral ukuran 600 mililiter, 318 dus mi instan, 100 dus biskuit kelapa, 5.500 lembar selimut, 20 lembar terpal, 6.333 dus popok, 250 unit kasur tipis, 60 dus susu, 250 unit kasur lipat, 250 dus tisu basah dan 250 dus tisu kering.
Daniel berharap bantuan tersebut segera tiba dan dapat langsung didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian sehingga kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
“Semoga bantuan yang kita kirim melalui pesawat Hercules milik TNI AU ini segera sampai agar secepatnya bisa didistribusikan ke titik-titik pengungsian,” ujarnya.
Tak berhenti pada pengiriman bantuan logistik, Polda Bali juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa armada dapur lapangan dan water treatment milik Satbrimob Polda Bali. Kendaraan tersebut sewaktu-waktu dapat digerakkan sesuai kebutuhan penanganan bencana di NTT.
Polda Bali juga menyiapkan personel Brimob dan personel psikologi untuk mendukung penanganan di lokasi bencana. Kehadiran personel psikologi diharapkan dapat membantu memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya warga yang mengalami tekanan akibat bencana.
Baca juga: PMI NTB salurkan 300 paket bantuan untuk korban gempa di NTT
Menurut Daniel, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan nyata ketika masyarakat berada dalam situasi darurat.
Ia juga meminta seluruh personel yang terlibat dalam pengiriman dan pendistribusian bantuan memastikan proses berjalan tertib, aman, transparan dan tepat sasaran.
“Pastikan bantuan ini dapat segera tiba dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Kapolda Bali menegaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus diwujudkan melalui aksi nyata dan gotong royong. Menurutnya, musibah yang dialami masyarakat NTT merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas antarsesama anak bangsa.
“Ketika saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir dan membantu meringankan beban mereka,” kata Daniel.
Polda Bali berharap bantuan logistik, dukungan personel, dapur lapangan dan fasilitas water treatment tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat NTT untuk melewati masa tanggap darurat dan bangkit kembali.
Baca juga: Prabowo berangkatkan 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT
Baca juga: Pemprov Bali serahkan sumbangan Rp517 juta untuk korban bencana di NTT
Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.