Jakarta (ANTARA) - Juara kelas menengah putri (72,5 kg) World Boxing Council (WBC) dan World Boxing Association (WBA) Claressa Shields memastikan pertarungan melawan juara sejati kelas welter putri (66,6 kg) Lauren Price bakal terwujud.

"Pertarungan itu pasti akan berlangsung di Amerika Serikat," kata Promotor Claressa Shields, Dmitriy Salita, dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Senin.

Claressa Shields kembali merebut gelar juara dunia kelas menengah putri WBC dan WBA dengan mengalahkan Kaye Scott melalui knockout (KO) pada ronde keenam di State Farm Arena, Atlanta, Amerika Serikat.

Petinju Amerika Serikat itu merupakan mantan juara sejati pada era empat sabuk (WBC, WBA, IBF, WBO) di tiga kelas berbeda, yaitu kelas super welter, kelas menengah, dan kelas berat.

Setelah menurunkan berat badan hingga 38 pon, Shields kembali merebut dua sabuk juara dunianya di kelas 160 pon yang sebelumnya ia tinggalkan untuk naik ke kelas berat.

Baca juga: Juara sejati Claressa Shields turun kelas incar sabuk WBC Kaye Scott

Seusai mengalahkan Scott, Shields tanpa ragu menyatakan kesiapan untuk melakoni pertarungan besar berikutnya melawan penguasa kelas welter putri yang memegang empat sabuk (WBC, WBA, IBF, WBO), Lauren Price.

Shields menyebut pertarungan melawan Price dapat terwujud pada Desember 2026 atau Januari 2027.

Promotor Price, Ben Shalom, juga mengatakan setelah Price mengalahkan Stephanie Piniero pada April bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk kontrak dua pertandingan.

"Kedua belah pihak telah sepakat untuk mewujudkan pertarungan ini. Ini hanya masalah penandatanganan. Dan kami siap untuk melakukannya," katanya.

Salita juga mengonfirmasi bahwa periode target adalah rentang waktu Desember-Januari mendatang, seperti yang disebutkan Shields. Dia mengatakan pertarungan itu akan berlangsung di Amerika Serikat, meskipun belum ada lokasi spesifik yang ditentukan.

Shields, dengan rekor 19 kemenangan, termasuk empat KO, berhasil memenuhi State Farm Arena untuk pertarungan melawan Scott, petinju Australia yang relatif kurang dikenal. Pertarungan melawan Price, yang juga tak terkalahkan dengan 10 kemenangan, termasuk dua KO, serta sama-sama merupakan juara Olimpiade, diyakini akan menciptakan sensasi yang lebih besar.

Baca juga: Claressa pertaruhkan empat sabuk juara untuk laga ulang lawan Franchon

Salita yakin pertarungan antara Shields dan Price merupakan salah satu duel terbesar yang dapat digelar di tinju putri. Shields, kata dia, bertarung melawan Kaye Scott yang kurang terkenal di AS, tetapi seluruh arena tetap dipenuhi penggemar.

Shields, kata dia, telah menghasilkan pendapatan tiket jutaan dolar berkali-kali. Shields merupakan superstar sejati dan bintang terbesar di pasar AS dalam hal pendapatan tiket.

"Jelas, ketika Anda menambahkan seseorang yang sepenting Price, seorang juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade yang memiliki basis penggemar sendiri, itu akan sangat menambah kekuatan pertarungan," katanya.

Salita mengatakan komentar Shields seusai mengalahkan Scott menegaskan komitmennya untuk menghadapi lawan terbaik. Dia mengatakan fokus Shields sekarang adalah Price.

"Claressa tidak peduli dengan sisi bisnis. Prioritas utamanya adalah melawan yang terbaik, bisnis adalah yang kedua. Dia tidak menghindari siapa pun," katanya.

Baca juga: Price atasi Pineiro untuk pertahankan tiga sabuk juara dunia

Baca juga: Usai kalahan Scott, Shields tak sabar hadapi Lauren Price

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.