Jakarta (ANTARA) - Kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sarinah dengan merek fesyen lokal menghadirkan Koleksi Songket dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan memperingati 64 tahun perjalanan Sarinah.
"Selama ini, Sarinah telah membuka ruang bagi karya, keterampilan, dan budaya Indonesia untuk semakin dikenal dan diapresiasi. Melalui kolaborasi ini, kami ingin melanjutkan semangat tersebut dengan membawa wastra lebih dekat dengan gaya perempuan masa kini, sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk mengenakan warisan Indonesia dengan bangga," kata Direktur Kreatif Buttonscarves Mifthahul Jannah dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, tentang kolaborasi tersebut.
Koleksi Songket terinspirasi dari kain songket dengan mengangkat seni dan kekayaan wastra Indonesia ke dalam rangkaian busana dan aksesori yang relevan dengan gaya masa kini.
Baca juga: Sarinah perkuat ekspor produk lokal melalui WEF 2026 di Davos
Koleksi itu menampilkan dua motif utama, yakni Nona Manis dan Pegunungan, yang dituangkan dalam syal dan pakaian. Motif Nona Manis menggambarkan kehangatan dan kebersamaan melalui susunan geometris yang ritmis, sedangkan motif Pegunungan merepresentasikan ketangguhan, perlindungan, dan harapan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membawa wastra lebih dekat dengan gaya perempuan masa kini sekaligus mengajak masyarakat mengenakan warisan Indonesia. Kolaborasi tersebut juga melanjutkan peran Sarinah dalam mendukung budaya, kreativitas, dan karya perajin lokal selama 64 tahun perjalanannya.
Peluncuran Koleksi Songket ditandai dengan pagelaran busana dan instalasi di Sarinah yang menampilkan koleksi serta detail rancangan dan cerita budaya yang menjadi inspirasi produk fesyen tersebut.
Data Kemeneterian Ekonomi Kreatif menunjukkan subsektor fesyen dan kriya merupakan penyumbang terbesar sektor ekraf pada periode Januari-November 2025, dengan nilai total ekspor mencapai 288,4 miliar dolar AS.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistika, subsektor fesyen mencatat nilai ekspor sebesar 16,37 miliar dolar AS, sementara kriya sebesar 12,03 miliar dolar AS.
Baca juga: Modest Lux Sarinah hadir untuk perkuat ekosistem busana sopan Indonesia
Baca juga: Buttonscarves hadirkan koleksi baru kolaborasi dengan Alexandra Lapp
Baca juga: Pakar fesyen nilai kebaya jadi simbol diplomasi dalam forum kenegaraan
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.