penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi negara atas kesetiaan dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas

Jakarta (ANTARA) - Dua staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar, menerima anugerah tanda jasa dari Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia (HUT Ke-81 RI) yang dilaksanakan di kedutaan tersebut.

Kuasa Usaha Ad Interim Republik Indonesia di Yangon Novan Ivanhoe Saleh menyerahkan tanda jasa tersebut kepada Parjono dan Mulyanto Sastrowiranu atas pengabdian mereka selama masing-masing 30 tahun dan 20 tahun.

Mengutip keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, Novan menyatakan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi negara atas kesetiaan dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas.

Upacara peringatan kemerdekaan Indonesia di KBRI Yangon diikuti oleh keluarga besar kedutaan, warga negara dan diaspora Indonesia, pelajar, serta Friends of Indonesia, yakni kelompok penggiat kebudayaan Indonesia dari masyarakat setempat.

Novan bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Atase Pertahanan Kolonel Marinir Budi Cahyono, M.Tr.Opsla menjadi komandan upacara.

Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri atas tujuh siswa-siswi Sekolah Indonesia Yangon (SIY).

Novan menuturkan, keterlibatan para pelajar tersebut menjadi bagian penting dalam menumbuhkan nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap Tanah Air di kalangan generasi muda Indonesia yang berada di luar negeri.

Tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, pelaksanaan upacara tersebut juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan masyarakat Indonesia di Myanmar.

Sedangkan kehadiran Friends of Indonesia turut mencerminkan hubungan persahabatan yang terjalin antara masyarakat Indonesia dan Myanmar serta sarana untuk memperkenalkan semangat kebangsaan Indonesia kepada masyarakat setempat.

Novan menyampaikan, berkibarnya Merah Putih dari Yangon pada momen HUT Ke-81 RI menegaskan bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan kepada Tanah Air tetap hidup di mana pun masyarakat Indonesia berada.

Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi energi untuk terus berkontribusi bagi Indonesia serta mempererat persahabatan antara Indonesia dan Myanmar.

Baca juga: Kemlu: Sudah 1.200 lebih WNI pulang dari pusat online scam Myanmar

Baca juga: Kemlu terus upayakan penyelamatan dua WNI yang disekap di Myanmar

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.