Atas nama keluarga besar Majelis Ulama Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di NTT

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menyampaikan rasa keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Atas nama keluarga besar Majelis Ulama Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di NTT. Semoga korban yang meninggal dunia diterima seluruh amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT), serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar KH Marsudi Syuhud dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Selasa.

Ia juga menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama mengulurkan tangan dan membantu para korban bencana.

"Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami mengimbau kepada umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Mari kita salurkan kepedulian, baik dalam bentuk doa maupun bantuan materiil untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. Kepada jajaran pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana, kami berharap penanganan darurat serta distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan merata," ucapnya.

Baca juga: Pratikno minta pemda NTT bentuk satgas daerah percepat tangani gempa

MUI pun mengimbau masyarakat luas untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait potensi gempa susulan dan tetap tenang namun waspada.

Berdasarkan laporan sementara dari tim penanggulangan bencana di lapangan, ia mengatakan sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka dan ratusan lainnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tim SAR gabungan bersama TNI, Polri, dan relawan, hingga kini terus melakukan upaya evakuasi serta pendistribusian bantuan logistik darurat ke titik-titik terdampak.

Baca juga: BMKG kerahkan tim survei dan uji makroseismik pascagempa M7,7 di NTT

Baca juga: Helikopter Basarnas evakuasi lansia dan balita luka akibat gempa NTT

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.