Jakarta (ANTARA) - KBRI Windhoek memperkuat kepedulian sosial dalam peringatan HUT ke-81 RI melalui donor darah bersama NamBTS sekaligus mempererat kebersamaan diaspora dan hubungan dengan masyarakat Namibia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Windhoek, Namibia, memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyelenggarakan donor darah bersama Blood Transfusion Service of Namibia (NamBTS).
Duta Besar Indonesia untuk Namibia dan Angola Mirza Nurhidayat mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus kontribusi KBRI Windhoek bagi masyarakat Namibia, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
NamBTS mengapresiasi inisiatif KBRI Windhoek tersebut karena diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat setempat yang membutuhkan.
Selain donor darah, KBRI Windhoek mengisi peringatan HUT ke-81 RI dengan upacara bendera yang digelar pada Senin (17/8). Upacara dihadiri pejabat dan staf KBRI Windhoek, diaspora Indonesia di Windhoek, serta kalangan media Namibia.
Para peserta mengenakan beragam pakaian adat Nusantara, antara lain dari Aceh, Lampung, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bertindak sebagai pembina upacara, Dubes Mirza mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai ungkapan duka dan solidaritas bagi para korban gempa bumi di NTT.
Pada kesempatan tersebut, KBRI Windhoek juga memberikan penghargaan kepada enam pegawai setempat dan satu pegawai honorer yang telah mengabdi selama 10 dan 20 tahun. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka.
Untuk menjangkau masyarakat dan diaspora Indonesia di Angola, KBRI Windhoek menayangkan upacara tersebut secara langsung melalui kanal media sosial KBRI Windhoek.
Dubes Mirza juga mengajak seluruh diaspora Indonesia di Namibia dan Angola untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan kebersamaan.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI di Windhoek dapat menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan masyarakat Indonesia di Namibia dan Angola, sekaligus memperkuat hubungan dengan Friends of Indonesia di kedua negara tersebut.
Sebelumnya, KBRI Windhoek juga menggelar berbagai perlombaan pada 8 Agustus. Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar KBRI Windhoek dan Friends of Indonesia, termasuk anak-anak Namibia serta keluarga besar Kedutaan Besar Malaysia di Windhoek.
Baca juga: HUT RI ke-80 pererat persaudaraan WNI di Namibia dan Angola
Baca juga: Angola dan Ethiopia tertarik perdalam kerja sama pertanian dengan RI
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.