Jakarta (ANTARA) - Xiaomi meluncurkan seri Redmi Note 17 ke pasar global pada 18 Agustus 2026 di mana Malaysia menjadi negara pertama yang kedatangan ponsel tersebut.
Lini tersebut juga akan memperkenalkan varian tertinggi Redmi Note 17 Pro Max dengan baterai berkapasitas hingga 10.000 mAh. Redmi Note 17 Pro Max menjadi model baru dalam seri Redmi Note 17 karena sebelumnya Xiaomi hanya menghadirkan versi reguler dan Pro di China.
Dilansir dari laporan Gizmochina pada Senin (17/8) waktu setempat, Redmi Note 17 Pro Max akan menggunakan baterai berbasis silikon-karbon dengan kapasitas hingga 10.000 mAh. Dengan begitu, Redmi Note 17 Pro Max memiliki baterai terbesar yang pernah digunakan pada seri Redmi Note.
Baca juga: Redmi Note 17 masuk ke pasar India, spesifikasinya mirip versi China
Sebagai gambaran spesifikasi, Redmi Note 17 versi reguler di China menggunakan chipset Snapdragon 4 Gen 4 yang dipadukan dengan layar OLED 7 inci (17,8 cm), baterai 8.000 mAh, pengisian daya kabel 45W, serta kamera utama 50 megapiksel. Ponsel tersebut juga memiliki sertifikasi ketahanan air dan debu IP65.
Sementara itu, Redmi Note 17 Pro menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 4 dan layar AMOLED 6,83 inci (17,35 cm) beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz.
Redmi Note 17 Pro dibekali baterai 9.000 mAh, kamera utama 50 megapiksel yang dilengkapi depth sensor 2 megapiksel, serta sertifikasi IP69K untuk ketahanan terhadap kondisi yang lebih ekstrem.
Baca juga: Bocoran spesifikasi lengkap Redmi Note 17 versi global
Menjelang peluncuran global, Redmi Note 17 Pro Max juga telah muncul dalam data platform pengujian Geekbench yang memberikan gambaran awal mengenai perangkat kerasnya.
Xiaomi diperkirakan mengungkap spesifikasi lengkap Redmi Note 17 Pro Max, termasuk kapasitas RAM, penyimpanan, kamera, dan harga, saat acara peluncuran di Malaysia.
Baca juga: Redmi Note 17 Pro dibekali baterai 9.000 mAh
Baca juga: Redmi Note 17 meluncur dengan layar 7 inci dan baterai 8.000 mAh
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.