Kami juga sudah berkoordinasi, kami akan mengirimkan bantuan yang kemarin sudah dicek apa saja yang dibutuhkan

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan bahwa rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak maupun menjadi korban gempa bumi tidak sendirian, karena pihaknya pun sudah menugaskan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT untuk bersiaga di lokasi.

Menurut dia, Anggota DPR RI dari Dapil setempat bakal melakukan hal-hal yang diperlukan. Beberapa waktu lalu, kata dia, Pimpinan DPR RI juga sudah berkunjung ke NTT untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"Kami juga sudah berkoordinasi, kami akan mengirimkan bantuan yang kemarin sudah dicek apa saja yang dibutuhkan," kata Puan seusai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Baca juga: Gempa NTT, Polri pastikan keselamatan masyarakat prioritas utama

Setelah itu, menurut dia, DPR RI juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencatat kebutuhan-kebutuhan lanjutan selama proses tanggap darurat ini.

Untuk itu, dia pun menyampaikan duka cita yang mendalam kepada rakyat NTT atas bencana alam yang terjadi.

"DPR, pemerintah, unsur-unsur masyarakat, partai politik, Insyaallah semuanya bergotong royong untuk segera mempercepat proses atau mempercepat bantuan yang harus segera dilaksanakan di sana," kata dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan bahwa sampai Minggu sore, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 53 jiwa.

Baca juga: Anggota DPR minta bantuan gempa NTT disalurkan merata

"Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang dan Ende 2 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (16/8).

Petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. Total korban luka-luka mencapai 137 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat.

Baca juga: PMI siapkan operasi kemanusiaan skala besar respons gempa NTT

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.