Manila (ANTARA) - Penembakan di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Zamboanga City, Filipina selatan, pada Selasa (18/8) pagi waktu setempat mengakibatkan sedikitnya satu orang tewas dan sembilan lainnya terluka, sementara tersangka mengakhiri hidupnya di lingkungan sekolah, sehingga korban tewas berjumlah dua orang, menurut wali kota setempat.

Menurut Wali Kota Zamboanga City Khymer Adan Olaso, serangan tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat di kompleks SMP Ateneo de Zamboanga University.

Tersangka, seorang siswa kelas 7, memasuki sekolah dengan membawa senapan dan pistol, kemudian menembaki para siswa dan guru sebelum menembak dirinya sendiri.

Menurut sang wali kota, salah satu korban telah dipastikan meninggal dunia, sementara sembilan korban lainnya telah dilarikan ke rumah sakit.

Gedung tersebut telah ditutup, dan para orang tua berdatangan untuk menjemput anak-anak mereka.

Kepolisian setempat sedang menyelidiki insiden tersebut untuk mengetahui lebih lanjut motif tersangka.

Pewarta: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.