Sedang direncanakan, tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan, kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur masih dalam tahap perencanaan.

Ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa malam, Prasetyo mengatakan kunjungan Presiden ke daerah bencana memerlukan persiapan khusus karena kondisi lapangan berbeda dengan kunjungan biasa.

“Sedang direncanakan, tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan, kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu,” kata Prasetyo.

Ia mengatakan pemerintah pusat memantau penanganan bencana setiap hari. Kementerian dan lembaga, termasuk Badan SAR Nasional dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, menyampaikan laporan perkembangan secara berkala.

Prasetyo juga mengapresiasi pemerintah daerah yang turut mengirimkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami juga mengapresiasi banyak pemerintah daerah yang lain juga mengirimkan bantuan-bantuan, termasuk misalnya seperti dari Pemprov Jawa Tengah. Ini bukti solidaritas kita bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo pertimbangkan ke NTT tinjau penanganan gempa

Terkait kemungkinan kunjungan Presiden ke NTT pada pekan ini, Prasetyo mengatakan pemerintah masih mempertimbangkan kondisi di lapangan.

“Nanti kita lihat, kita lihat kondisinya di lapangan,” katanya.

Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah berupaya memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat NTT terdampak gempa dengan mengerahkan jajaran terkait untuk menangani kondisi di lapangan.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal,” kata Prabowo melalui akun Instagram pribadinya @prabowo yang dipantau di Jakarta, Minggu (16/8).

Baca juga: Prabowo kerahkan jajaran pemerintah tangani korban gempa NTT

Prabowo mengatakan pemerintah telah mengirimkan 50.000 paket bantuan sembako ke NTT pada Sabtu (15/8) untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Presiden juga menginstruksikan kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berlangsung cepat dan tepat sasaran serta meminta jajaran terkait melihat langsung kondisi di lokasi bencana.

Selain itu, Prabowo meminta Perum Bulog, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terlibat dalam penanganan bencana di lapangan.

Presiden menyampaikan simpati dan doa bagi masyarakat terdampak serta menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas pemerintah dalam kondisi darurat.

“Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Presiden perintahkan penanganan gempa NTT, Wamensos langsung ke lokasi

Baca juga: Bantuan Presiden Prabowo untuk korban gempa NTT tiba di Maumere

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.