Istanbul (ANTARA) - Ketua Parlemen Iran Mohammed Bagher Ghalibaf menuding Amerika Serikat "mencekik Iran" dengan tujuan memaksa Iran memberikan konsesi yang ia sebut "tidak pernah menjadi bagian" dalam kesepakatan yang diteken antar Washington dan Teheran.
"Orang-orang Amerika berpikir dengan mencekik Iran, mereka akan meraih konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dalam kesepakatan," kata Ghalibaf dalam sebuah kiriman di media sosial, Selasa.
Ia lantas menyebut Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sudah semakin kehilangan kendali. "Berhenti menunggu kru badut untuk menarik kelinci dari topinya dan bersihkan kekacauan yang kalian buat," ucapnya.
Pertengahan Juni lalu, Teheran dan Washington meneken sebuah nota kesepahaman untuk mengakhiri permusuhan dan memulai dialog untuk mencapai penyelesaian perang secara permanen.
Kesepakatan tersebut tercapai melalui mediasi Pakistan dan Qatar.
Akan tetapi, dialog antara kedua pihak berkonflik gagal di tengah jalan menyusul perselisihan terkait syarat-syarat pada memorandum serta pelayaran di Selat Hormuz, jalur kunci bagi ekspor komoditas energi global.
Sumber: Anadolu
Baca juga: AS pilih "mencekik" Iran secara ekonomi setelah hentikan perundingan
Baca juga: Iran tegaskan butuh penghentian konflik menyeluruh dengan AS
Baca juga: Iran tetap tutup Selat Hormuz sampai AS penuhi komitmen damai
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.