Washington (ANTARA) -

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan membahas situasi di Selat Hormuz melalui sambungan telepon, di tengah kemungkinan kesepakatan Iran-Oman mengenai pelayaran di perairan tersebut, kata Departemen Luar Negeri AS.

"Keduanya membahas sejumlah isu keamanan regional, termasuk Lebanon, serta koordinasi berkelanjutan antara AS dan UEA untuk meminta pertanggungjawaban Iran dan kelompok proksinya yang dikategorikan sebagai organisasi teroris atas serangan yang terus berlangsung. Menteri Rubio menekankan pentingnya kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz," kata Wakil Juru Bicara Utama Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott.

Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai pembicaraan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya mengatakan bahwa Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai peta pelayaran di Selat Hormuz.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, ketika ditanya mengenai perundingan Muscat dan Teheran terkait pengendalian Selat Hormuz, menyatakan bahwa AS akan menyerang Oman jika negara tersebut "menghalangi".

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran tetap tutup Selat Hormuz sampai AS penuhi komitmen damai

Baca juga: Trump sebut ide Selat Hormuz jadi wilayah AS adalah gagasan bagus

Penerjemah: Primayanti
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.