Beijing (ANTARA) - Sebanyak 139.700 bayi lahir melalui layanan reproduksi berbantuan yang ditanggung oleh asuransi kesehatan China pada paruh pertama (H1) 2026, demikian disampaikan oleh Administrasi Jaminan Perawatan Kesehatan Nasional (National Healthcare Security Administration/NHSA) China pada Rabu (19/8).

Secara nasional, asuransi kesehatan menanggung 1,7096 juta kunjungan untuk layanan reproduksi berbantuan selama periode tersebut, dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat, menurut NHSA.

Berdasarkan angka-angka pada H1 2026, hampir 300.000 bayi diperkirakan akan lahir dengan dukungan kebijakan asuransi kesehatan China untuk reproduksi berbantuan pada 2026, ungkap administrasi tersebut.

Selama enam bulan pertama 2026, biaya langsung layanan reproduksi berbantuan mencapai total 2,97 miliar yuan (1 yuan = Rp2.648), dengan dana asuransi kesehatan menanggung lebih dari 1,9 miliar yuan dari biaya tersebut.


Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.