Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berusaha menjadikan ekspektasi setelah menjuarai Jepang dan China Open sebagai tambahan kepercayaan diri saat menjalani Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.
Unggulan kedua tersebut mengawali langkah dengan mengalahkan pasangan Prancis Eloi Adam/Leo Rossi dua gim langsung 21-14, 21-13 pada babak 32 besar, Rabu.
"Semoga ekspektasi setelah menjuarai Jepang dan China Open tidak menjadi beban bagi kami. Kami ingin menjadikannya sebagai tambahan semangat dan kepercayaan diri," kata Fajar setelah laga, dikutip dalam keterangan resmi PBSI.
Menghadapi Adam/Rossi, Fajar/Fikri terbantu oleh pengetahuan mengenai karakter permainan lawan yang telah mereka pelajari sebelum pertandingan.
Baca juga: Tersingkir, Rehan/Gloria hilang kendali usai menangi gim pertama
Baca juga: Bimo/Arlya evaluasi konsistensi setelah tersingkir di Kejuaraan Dunia
Fajar mengatakan pasangan Prancis tersebut pernah menghadapi Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani pada Piala Thomas serta sempat menjalani latihan di pelatnas Indonesia.
"Kami sedikit banyak sudah memahami karakter mereka, mulai dari pergerakan, penempatan bola, hingga kebiasaan bermain. Itu yang terus kami waspadai," ujar Fajar.
Menurut dia, agresivitas menjadi salah satu kekuatan Adam/Rossi sehingga Fajar/Fikri berusaha tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan pola tersebut.
Secara keseluruhan, Fajar mengatakan mereka tidak menemui kendala berarti pada pertandingan pertama selain penyesuaian terhadap kondisi lapangan dan arah angin.
Bagi Fajar/Fikri, pertandingan tersebut juga menjadi penampilan pertama mereka di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan.
"Ini pertama kalinya kami tampil di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan. Tidak ada persiapan khusus yang berbeda, tetapi sejak latihan saya berusaha meningkatkan fokus," kata Fikri.
Fikri menilai status Kejuaraan Dunia sebagai turnamen besar membuat setiap pertandingan harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh.
"Di ajang besar seperti ini apa pun bisa terjadi. Kami ingin tetap fokus dan menikmati setiap momennya," tutur dia.
Baca juga: Jonatan atasi ketegangan untuk melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia 2026
Baca juga: Amri/Nita bidik medali pada debut Kejuaraan Dunia
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.