Jakarta (ANTARA) - Sepuluh perjalanan Commuter Line Bogor terlambat lebih dari satu jam dan dua perjalanan dibatalkan imbas tertempernya Commuter Line No.1183 relasi Bogor-Jakarta Kota oleh seseorang di jalur rel lintas Pasar Minggu-Manggarai, Kamis pagi.
Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang, sebanyak delapan perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit akibat Commuter Line Tangerang No.1914 relasi Duri – Tangerang tertemper sepeda motor yang melintas di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya – Batu Ceper.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, menyampaikan, untuk mengurangi kejadian temperan, KAI Commuter akan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar keselamatan di jalur rel dapat lebih optimal.
“KAI Commuter akan terus berkolaborasi dan bekoordinasi dengan pihak kewilayahan dan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengedukasi terkait keselamatan di sepanjang jalur rel,” kata Karina.
Sementara itu, Direktur KAI Commuter Purnomo Sidi menyampaikan akibat temperan dengan orang, Commuter Line Bogor No.1183 mengalami kerusakan pada pipa angin di sistem pengereman.
Untuk keselamatan perjalanan Commuter Line, rangkaian Commuter Line harus dievakuasi menggunakan kereta penolong untuk dilakukan perbaikan di Depo KRL Bukit Duri.
Baca juga: Tertemper orang, perjalanan KRL Bogor hanya satu jalur dari Pasar Minggu
Menurut dia, penarikan rangkaian Commuter Line yang terkendala ini menyebabkan jalur rel lintas Pasar Minggu tujuan Manggarai tidak bisa dilalui perjalanan Commuter Line.
"Untuk mengurangi keterlambatan, perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut sempat dioperasikan menggunakan satu jalur,” kata Purnomo.
Sementara itu, keterlambatan perjalanan Commuter Line Tangerang imbas tertemper oleh sepeda motor di perlintasan tidak resmi. Kejadian ini juga menyebabkan kabin kereta bagian depan mengalami kerusakan.
Pada lintas ini perjalanan Commuter Line lintas Rawabuaya – Batu Ceper sempat diberlakukan satu jalur. Petugas juga langsung bergerak ke lokasi untuk memeriksa dan melakukan perbaikan awal untuk menjamin keselamatan perjalanannya kembali.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line pada lintas Bogor dan Tangerang, akibat tertempernya Commuter Line No.1183 relasi Bogor - Jakarta Kota dan tertempernya Commuter Line Tangerang No.1914 relasi Duri – Tangerang di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya – Batu Ceper.
KAI Commuter mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan selalu mengikuti arahan dari petugas.
“Jika terjadi kendala operasional seluruh pengguna diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan masuk jika kondisi KRL sudah terlalu padat dan tidak melintas jalur rel,” kata Purnomo.
Baca juga: KAI Commuter tindak pelaku perekaman tanpa izin di Stasiun Sudirman
Baca juga: KAI: Commuter Line Jabodetabek layani 178 juta perjalanan Januari-Juni
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.