Jakarta (ANTARA) - Anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI Vivin Cahyani Sungkono mengungkapkan bahwa pemain putri Estella Loupatty bergabung dengan Dewa United sedangkan Isabelle Nottet berlabuh ke Persikad Depok untuk Liga Putri Indonesia (Indonesia Women's League) 2026/27.
"Estella itu di Dewa, kalau Isabelle itu di Persikad," ungkap Vivin ketika ditemui awak media di Kantor I.League, Jakarta, Kamis.
Dewa United dan Persikad merupakan dua dari enam peserta Liga Putri Indonesia 2026/27. Empat peserta lain adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, FC Bekasi City, dan Garudayaksa FC.
Liga Putri Indonesia musim ini menerapkan regulasi dimana setiap tim akan mendapatkan pemain timnas putri Indonesia. Keenam klub juga diperbolehkan memakai empat pemain asing.
Adapun, Estella dan Isabelle yang berstatus sebagai pemain diaspora timnas Indonesia masuk kategori pemain asing di edisi pertama Liga Putri Indonesia setelah kompetisi ini vakum selama tujuh tahun sejak terakhir kali digelar pada 2019.
Saat mengungkapkan apakah ada pemain diaspora Indonesia lainnya yang mengikuti jejak kedua pemain tersebut untuk mengikuti Liga Putri Indonesia musim ini, Vivin menjelaskan, "Diaspora sementara dua karena kita tahu mereka kan lagi terikat ya dengan klub-klub lain".
"Dan karena kita baru tahun pertama, mereka mungkin masih mau wait and see ini benar-benar enggak sih liga-nya. It's okay enggak apa-apa karena mereka kan punya pilihan. Kalau tim kita enggak punya pilihan, ya mereka nunggu kompetisinya dari kita. Dan kita memang sesuai dengan kesepakatan dan janji, ya ini kita tepatkan dan ini jalankan".
"Tapi saya yakin kalau kita ini berjalan dengan baik, pertandingannya bagus, kemudian jadwalnya bagus, terus masalah scheduling-nya mereka kalau misalnya bisa mereka mungkin bisa main di sini, bisa main di sana. Karena musim kompetisi kita kan masih pendek," ucap dia.
Baca juga: IWL dinilai jadi fondasi penting sepak bola putri Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, CEO Liga Putri Indonesia Teddy Tjahjono belum berani menyebutkan nilai hadiah yang akan diterima para juara dari kompetisi ini.
"Nanti akan diumumkan," kata Teddy.
Format kompetisi Liga Putri Indonesia musim 2026-2027 menggunakan sistem triple round-robin secara terpusat di Jakarta. Setiap klub akan bermain minimal 15 kali untuk satu musimnya dengan konsep sports festival.
Jumlah pertandingan itu adalah jumlah pertandingan pada babak awal. Empat klub teratas akan memainkan babak semifinal, lalu pemenang akan bermain pada final
Kompetisi ini akan dimulai pada 17 Oktober dengan pertandingan pembuka antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan.
Baca juga: Liga Putri Indonesia kembali bergulir, Safira dan Zahra sangat senang
Baca juga: Pesepak bola putri antusias menyambut bergulirnya Liga Putri Indonesia
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.