Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mendorong hubungan industrial yang baik dan konstruktif antara pekerja dan pengusaha di tengah perubahan lanskap dunia kerja yang semakin cepat.

Hal itu ia sampaikan dalam momen peresmian Gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN di Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat.

Dikutip dari keterangan resmi, Sigit mengatakan buruh memiliki posisi penting dalam perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Tanah Air tidak terlepas dari kontribusi para pekerja yang setiap hari menggerakkan roda produksi, industri, perdagangan, dan perekonomian.

Akan tetapi, menurutnya, perjuangan meningkatkan kesejahteraan pekerja perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlangsungan dunia usaha serta daya saing Indonesia.

Kapolri pun menyoroti komunikasi yang telah terbangun antara serikat pekerja dengan kalangan pengusaha, termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dalam membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Ia menilai ruang dialog tersebut merupakan perkembangan positif karena pekerja dan pengusaha dapat duduk bersama untuk mencari titik temu.

“Ini merupakan sebuah permulaan yang baik," ujarnya.

Menurutnya, kesepakatan yang dihasilkan melalui dialog bersama dapat menjadi fondasi untuk membangun hubungan industrial yang semakin baik.

“Mudah-mudahan ini menjadi angin baru dalam hubungan industrial di Indonesia," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemimpin Korps Bhayangkara itu juga menyoroti peran Desk Ketenagakerjaan Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan pekerja.

Sejak 2025 hingga saat ini, Desk Ketenagakerjaan Polri telah menangani 324 perkara hubungan industrial, termasuk perkara yang melibatkan 1.062 buruh KSPSI AGN. Selain itu, 4.505 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) telah difasilitasi agar dapat kembali bekerja di sejumlah perusahaan.

Sigit pun menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan harus mengedepankan komunikasi yang terbuka dan mekanisme yang jelas.

"Mari kita selesaikan persoalan melalui dialog. Mari kita jaga hubungan industrial agar tetap kondusif, karena pada akhirnya kesejahteraan pekerja, keberlangsungan dunia usaha, dan kemajuan ekonomi nasional merupakan kepentingan kita bersama," ucapnya.

Baca juga: Kapolri harap Gedung KSPSI AGN Jatim baru jadi rumah perjuangan buruh

Baca juga: Kapolri dukung swasembada bawang putih di Lombok Timur

Baca juga: Pengamat: Langkah cepat Polri tangani gempa NTT cerminkan Astacita

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.