Denpasar (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Bali bersiap menguji coba 11 unit bus listrik di Koridor I Trans Sarbagita yang melayani rute GOR Ngurah Rai hingga Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada Oktober mendatang.

“Bus listrik mungkin kita akan mulai dicobakan, targetnya sih di bulan depan atau di bulan Oktober,” kata Kepala Dishub Bali I Kadek Mudarta di Denpasar, Senin.

Mudarta menjelaskan bahwa skema operasional armada ramah lingkungan ini berbeda dengan layanan bus merah Trans Metro Dewata (TMD).

Jika TMD menerapkan skema pembelian layanan (buy the service), 11 unit bus listrik ini sepenuhnya menjadi aset Pemprov Bali di bawah naungan bus biru Trans Sarbagita.

Baca juga: Koster buka kembali operasional Trans-Sarbagita di Bandara Ngurah Rai

Pengadaan seluruh armada tersebut masuk dalam proyek Bali E-Mobility yang didukung pendanaan pemerintah Korea melalui kerja sama dengan Global Green Growth Institute (GGGI).

Berdasarkan kajian awal, operasional bus listrik akan difokuskan pada Koridor I yang menghubungkan kawasan GOR Ngurah Rai, Universitas Udayana (Unud), hingga GWK.

Langkah uji coba pada satu koridor ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan layanan sebelum Dishub Bali menentukan rencana pengembangan jaringan rute berikutnya.

Mengenai besaran tarif selama masa pengujian, Kadek Mudarta mengaku masih mematangkan skema yang akan diterapkan, ia belum dapat memastikan apakah layanan tersebut akan digratiskan atau langsung dikenakan tarif kepada para penumpang.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.