Jakarta (ANTARA) - Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games, mengambil langkah hukum untuk mencari pihak yang diduga membocorkan cuplikan permainan Grand Theft Auto VI (GTA VI).
Dilansir dari laporan Engadget pada Jumat (21/8) waktu setempat, perusahaan yang menaungi pengembang GTA VI itu mengajukan dua permohonan surat panggilan kepada Pengadilan Federal Amerika Serikat untuk Daerah Selatan New York untuk meminta Microsoft dan Discord menyerahkan informasi yang berkaitan dengan dugaan kebocoran tersebut.
Permohonan pertama ditujukan kepada Microsoft. Take-Two meminta informasi terkait sebuah repositori GitHub yang diduga menjadi tempat penyimpanan materi milik perusahaan, termasuk video, gambar, karya seni, dialog, dan berbagai materi kreatif lainnya.
Baca juga: Trailer baru GTA VI akan tayang perdana di Netflix pada 27 Agustus
Take-Two juga meminta Microsoft menyerahkan dokumen bisnis dan hasil penyelidikan internal perusahaan terkait akun atau identitas yang menggunakan nama "Cyberleek".
Sementara itu, kepada Discord, Take-Two meminta informasi mengenai sejumlah akun dan server yang diduga berkaitan dengan penyebaran ilegal materi GTA VI.
Beberapa akun yang disebut antara lain CYBERLEEK, CINEMATICROCKSTAR, dan Surfer24k. Take-Two juga meminta informasi dari server milik kreator konten GTA V DarkViperAU serta server bernama !Odyssey.
Baca juga: Alur cerita GTA 6: Kisah Lucia, Jason, dan dunia baru Leonida
Informasi yang diminta mencakup data yang dapat mengidentifikasi pemilik akun, seperti nama lengkap, nomor telepon, akun lain yang terhubung, serta konten yang pernah dibagikan terkait GTA, Rockstar, atau Cyberleek.
Cuplikan permainan GTA VI bocor di internet pada 18 Agustus. Take-Two kemudian mengirimkan permintaan penghapusan kepada berbagai platform untuk menghentikan penyebaran materi tersebut.
Namun, bocoran baru terus bermunculan. Sejumlah video bahkan disebut menunjukkan bahwa pihak yang menggunakan identitas Cyberleek kemungkinan memiliki akses ke purwarupa pengembang GTA VI yang dapat dimainkan.
Baca juga: PS5 dan Xbox Series X/S berpotensi langka jelang peluncuran GTA VI
Kebocoran tersebut terjadi hanya beberapa hari sebelum Take-Two dan Rockstar dijadwalkan menayangkan trailer baru GTA VI di Netflix pada 27 Agustus.
Kebocoran cuplikan permainan GTA VI ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada 2022, beberapa cuplikan permainan gim tersebut tersebar di internet setelah diretas oleh seorang anggota kelompok peretas Lapsus$ yang saat itu berusia 18 tahun.
Cuplikan tersebut bahkan disebarkan menggunakan perangkat Amazon Fire TV Stick.
Setelah menjalani pemeriksaan kondisi mental, pelaku dinilai tidak dapat menjalani persidangan. Pengadilan kemudian menjatuhkan perintah perawatan di rumah sakit tanpa batas waktu.
Baca juga: Harga GTA VI resmi diumumkan, tersedia versi Ultimate Edition
Baca juga: Prapesan gim GTA VI resmi dibuka mulai 25 Juni 2026
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.