Jakarta (ANTARA) - Mantan pemain timnas Inggris Raheem Sterling dilaporkan terancam hukuman penjara setelah didakwa atas tiga pelanggaran terkait kecelakaan lalu lintas di Inggris.
"Sterling, berusia 31 tahun dari Berkshire telah ditangkap karena diduga mengemudikan kendaraan dalam kondisi tidak layak akibat pengaruh narkotika, mengemudi secara berbahaya, memiliki narkotika Kelas C, serta gagal memberikan sampel," kata juru bicara kepolisian Hampshire dan Isle of Wight yang dikutip dari The Telegraph pada Rabu.
Menurut The Sun, Sterling terancam hukuman penjara bila dinyatakan bersalah atas dakwaan mengemudi secara berbahaya dan pelanggaran terkait narkotika tersebut.
Kasus ini bermula dari kecelakaan tunggal yang melibatkan Lamborghini yang dikendarai Sterling di M3, Hampshire pada 28 Mei 2026.
Baca juga: Rumahnya dirampok, Raheem Sterling terpaksa tinggalkan timnas Inggris
"Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dan tidak ada korban luka yang dilaporkan," kata kepolisian.
Mobil tersebut dilaporkan terlihat bergerak tidak stabil di jalan tol sebelum akhirnya terlibat kecelakaan di dekat Minley Interchange. Insiden terjadi sesaat sebelum pukul 09.00 waktu setempat.
Sterling kini telah resmi didakwa dan akan menjalani persidangan di Pengadilan Magistrat Basingstoke pada 15 September 2026.
Sterling saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Feyenoord pada musim panas 2026. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun itu dikenal sebagai salah satu winger ternama Eropa saat memperkuat Liverpool dan Manchester City.
Baca juga: Raheem Sterling resmi gabung Feyenoord hingga akhir musim
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.