Jakarta (ANTARA) - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun meminta para pegawai untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dan mengendalikan kadar gula, serta tekanan darah.

Eric mengatakan kesehatan pegawai merupakan modal utama untuk memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.

"Menjaga kesehatan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat. Pegawai yang sehat akan lebih mampu berkonsentrasi, mengambil keputusan dengan baik, dan berkomunikasi secara optimal," kata Eric dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Dalam Seminar Promosi Kesehatan yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu, Eric mengatakan diabetes melitus (DM) tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga dapat mempengaruhi produktivitas pegawai apabila tidak dikelola dengan baik.

Menurut dia, diabetes dapat berkembang tanpa gejala yang jelas dan berpotensi menimbulkan komplikasi, termasuk gangguan mata yang dapat menyebabkan kebutaan.

Karena itu, Eric mengingatkan pegawai selain melakukan pemeriksaan berkala, juga terus menerapkan pola hidup sehat.

Ia juga menegaskan pegawai yang memiliki diabetes tetap dapat bekerja secara optimal dengan pengelolaan kesehatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap kondisi tubuh.

"Mari kita bangun budaya kerja yang sehat dan lingkungan kerja yang mendukung. Kesehatan adalah investasi jangka panjang, bukan sesuatu yang baru diperhatikan saat sakit," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Promosi Kesehatan Lenny Hertidamai mengatakan partisipasi pegawai dalam program pemeriksaan kesehatan gratis masih perlu ditingkatkan.

Ia menyebut dari total 5.900 pegawai di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Pusat, baru sekitar 700 orang yang mengikuti cek kesehatan gratis.

"Angka ini dinilai masih jauh dari target yang diharapkan," kata Lenny.

Ia menjelaskan untuk Medical Check-Up (MCU), dari target 3.500 pegawai, baru 1.500 orang yang telah menjalani pemeriksaan hingga akhir kuartal ketiga 2026.

Lenny berharap pemeriksaan kesehatan gratis dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga deteksi dini penyakit dan pencegahan komplikasi dapat dilakukan secara optimal.

Tidak hanya itu, ia juga berharap kesadaran pegawai terhadap pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat semakin meningkat sehingga dapat mendukung terciptanya pegawai yang sehat dan produktif.

"Hasil Cek Kesehatan Pegawai (CKP) akan menjadi dasar rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan jika diperlukan, sehingga pegawai tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri," ujarnya.

Baca juga: Pemprov DKI ajak ASN ikuti cek kesehatan gratis untuk deteksi dini

Baca juga: Maksimalkan pelayanan publik, ratusan ASN Pemkot Jaktim ikuti CKG

Baca juga: ASN diharap tunjukkan komitmen pemerintah perkuat kesehatan masyarakat

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.