Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memastikan kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada akan membangkitkan industri pertahanan (indhan) dalam negeri.

Hal tersebut dipastikan Rico karena ke depan Kemhan pasti akan melibatkan indhan dalam negeri dalam proses perawatan dan perbaikan mesin.

"Ini diharapkan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kemampuan dan keterlibatan industri pertahanan maritim nasional," kata Rico saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Baca juga: KSAL: Kapal induk KRI Gajah Mada menuju perairan Indonesia

Menurut Rico, pengembangan kualitas indhan itu bisa terjadi berkat transfer of technology (ToT) antara indhan Italia selaku pembuat Giuseppe Garibaldi dan indhan dalam negeri.

Melalui ToT ini, indhan dalam negeri berkesempatan untuk mengadopsi teknologi baru yang bisa dipakai untuk melakukan perawatan KRI Gajah Mada sekaligus meningkatkan produk pertahanan lainnya.

Tidak hanya itu, Rico memastikan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang indhan juga akan semakin meningkat dengan adanya ToT ini.

Oleh karena itu, dia memastikan indhan dalam negeri akan mengambil peran banyak dalam perawatan dan peningkatan kapal induk KRI Gajah Mada.

Baca juga: Kemhan: KRI Gajah Mada berlabuh di Jakarta untuk proses serah terima

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan calon kapal induk TNI AL yakni Giuseppe Garibaldi akan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia di galangan kapal dalam negeri yakni PT. Penataran Angkatan Laut (PAL).

"Insya Allah Garibaldi akan datang di Indonesia tahun 2026 tapi kita akan merapikan karena kita punya industri PT PAL mampu untuk merapikan (kapal induk)," kata Sjafrie saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (12/3).

Namun demikian, Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci bagian apa saja yang akan dimodifikasi dari kapal induk tersebut.

Dia hanya memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk memodifikasi kapal tersebut di PT. PAL.

"Untuk anggaran tanya sama Dirjen Renhan (Perencanaan Pertahanan) ya. Tapi saya memutuskan, jadi kalau dibilang efisien, efektif, saya siap," jelas dia.

Baca juga: AL pastikan penggunaan kapal induk sesuai dengan doktrin TNI

Baca juga: TNI AL pastikan pangkalan kapal induk di Lampung siap sambut Garibaldi

Baca juga: Kapal induk Giuseppe Garibaldi, babak baru pertahanan maritim RI

Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.