PBB (ANTARA) - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa bantuan yang masih terus bertambah, sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah, mencakup air bersih, peralatan penyimpanan air, fasilitas sanitasi sementara, serta perlengkapan kebersihan untuk orang dewasa dan anak-anak.

"Para mitra di bidang kesehatan terus menjaga layanan esensial tetap berjalan, termasuk perawatan trauma, surveilans penyakit, dan penyediaan listrik bagi fasilitas kesehatan. Para mitra telah mulai mengidentifikasi prioritas untuk pemulihan dan rekonstruksi jangka panjang," kata OCHA.

OCHA mengungkapkan bahwa otoritas setempat melaporkan bahwa 325.000 orang terdampak gempa bumi tersebut, dengan 331 orang tewas, 4.439 orang terluka, dan 240 orang hilang.

Lebih dari 31.000 rumah hancur, serta 378 pusat kesehatan dan 3.758 sekolah rusak, menyebabkan lebih dari 400.000 anak dan remaja tidak dapat mengakses pendidikan.

OCHA menyatakan bahwa rencana kebutuhan dan respons kemanusiaan senilai 620 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.717) untuk Kolombia baru terpenuhi pendanaannya sebesar 47 persen.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.