Latihan simulasi tersebut menjadi tahapan untuk membangun kesiapan penerbang sebelum melaksanakan pendaratan pada kapal sebenarnya

Jakarta (ANTARA) - Penerbang helikopter TNI AU mengasah kemampuan agar bisa melakukan pendaratan dan lepas landas di atas kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada.

Dalam siaran pers resmi TNI AU yang disiarkan Jumat, latihan terintegrasi dengan TNI AD dan TNI AL ini digelar di Surabaya sejak Selasa (25/8) hingga Rabu (26/8).

Siaran pers resmi TNI AU itu menyebutkan bahwa latihan Ship Boarding Operation (SBO) terintegrasi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT TNI, sekaligus mendukung kesiapan pelaksanaan agenda Naval Parade dan peresmian Kapal Induk Garibaldi yang direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam siaran pers menjelaskan, dalam latihan ini TNI AU mengerahkan Helikopter H-3218 dari Skadron Udara 6.

Nyoman menjelaskan rangkaian latihan diawali dengan kegiatan klasikal dan ground school di Skadron Udara 400 Pusat Penerbang AL (Puspenerbal).

"Tahapan ini memberikan pembekalan kepada penerbang mengenai prosedur, teknik, dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan operasi helikopter berbasis kapal," kata Nyoman.

Usai menjalani pembekalan teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik take off dan landing menggunakan helideck simulator dan replika flight deck Kapal Induk Giuseppe Garibaldi.

"Latihan simulasi tersebut menjadi tahapan untuk membangun kesiapan penerbang sebelum melaksanakan pendaratan pada kapal sebenarnya," katanya menambahkan.

Helikopter H-3218 milik TNI AU melakukan praktik take off dan landing menggunakan helideck simulator dan replika flight deck Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Jawa Timur. Latihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian integrasi yang digelar TNI AL, AD dan AU du Surabaya sejak Selasa (25/8/2026) hingga Rabu (26/8/2026) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)


Setelah melalui tahapan pembekalan dan simulasi, barulah penerbang melakukan latihan take off dan landing di atas kapal perang sungguhan yakni KRI Makassar yang berada di Dermaga Batoe Poron, Madura, Jawa Timur.

Nyoman melanjutkan, seluruh rangkaian latihan berjalan dengan lancar dan aman. Dengan adanya latihan ini, Nyoman berharap kemampuan para penerbang helikopter TNI AU semakin terasah dan relevan dengan operasional tempur yang melibatkan kapal induk.

"Penguasaan Ship Board Operation menjadi salah satu bentuk kesiapan TNI AU dalam mendukung pelaksanaan operasi gabungan secara terpadu sesuai tuntutan tugas di masa mendatang," ujarnya menjelaskan.

Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.