Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) memperkuat soliditas aparatur sipil negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) melalui berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi, soliditas, dan kerja sama kita semuanya yang ada di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat," kata Arifin di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan secara formal.
Baca juga: Ribuan warga Senen ikuti Pesta Rakyat HUT RI di Monumen HKSN
Perlombaan, kata dia, dapat menjadi salah satu cara membangun suasana kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarpegawai.
"Mari kita semarakkan hari ulang tahun kemerdekaan RI ini dengan berbagai lomba. Lombanya tidak harus serius, yang penting kita bisa bergembira bersama," ujar Arifin.
Sejumlah perlombaan tradisional pun disiapkan untuk ASN dan PJLP, di antaranya tarik tambang, balap karung, estafet sarung, bakiak, dan makan kerupuk.
Arifin menilai kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Dia juga mengapresiasi jajaran suku dinas dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada sudin-sudin (suku dinas) Jakarta Pusat dan seluruh pihak yang terlibat atas dukungannya," ungkap Arifin.
Baca juga: Jamuan Rakyat HUT RI di Benhil beri manfaat langsung kepada warga
Baca juga: Pesta Rakyat HUT RI jadi momentum penguatan ekonomi UMKM Jaksel
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.