Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 12 tim mengikuti lomba memasak yang digelar oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Camat Cempaka Putih Igan M Faisal mengatakan peserta lomba itu terdiri dari perwakilan TP PKK dari tiga kelurahan, Sekretariat Kecamatan Cempaka Putih, serta unsur lintas sektoral.
"Sebanyak 12 tim mengikuti lomba memasak ini, terdiri atas sembilan tim perwakilan dari tiga TP PKK kelurahan, satu tim Sekretariat Kecamatan, dan dua tim dari lintas sektor," kata Igan di Jakarta, Jumat.
Dia menyebutkan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan masakan terbaik, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antarkader PKK serta unsur masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kreativitas, menggali potensi kader PKK, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di antara masyarakat Kecamatan Cempaka Putih," ujar Igan.
Baca juga: Pemkot Jakpus perkuat soliditas ASN dan PJLP lewat lomba HUT RI
Sementara itu, Panitia Lomba Memasak TP PKK Cempaka Putih Natania Devina Esteriya mengatakan penilaian peserta dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, yakni cita rasa, kualitas masakan, inovasi menu, kandungan gizi, kebersihan, penyajian, kerapian, dan kekompakan.
Dia pun berharap lomba tersebut memunculkan kreasi makanan yang dapat diterapkan untuk kebutuhan keluarga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.
"Dari lomba ini, diharapkan terjalin silaturahmi dan kebersamaan yang semakin kuat antarkader PKK, serta muncul inovasi menu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi potensi usaha keluarga," ungkap Natania.
Baca juga: Ribuan warga Senen ikuti Pesta Rakyat HUT RI di Monumen HKSN
Baca juga: Jamuan Rakyat HUT RI di Benhil beri manfaat langsung kepada warga
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.