Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu menegaskan dirinya tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun depan.
"Saya bukan kandidat presiden. Saya tidak mencampuri kampanye pemilihan presiden," kata Lecornu kepada surat kabar Prancis, Le Parisien, Sabtu.
Lecornu mengatakan pemerintahannya fokus pada pencapaian tujuan konkret, bukan kampanye.
Warga Prancis akan memberikan suara dalam pemilihan presiden pada musim semi 2027. Presiden Emmanuel Macron saat ini menjalani masa jabatan keduanya secara berturut-turut dan berdasarkan konstitusi tidak dapat mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.
Ketua Fraksi National Rally di parlemen, Marine Le Pen, unggul cukup jauh dari para pesaingnya dalam sejumlah jajak pendapat.
Dalam survei yang dilakukan Toluna Harris Interactive pada 18-19 Agustus, Le Pen diproyeksikan memperoleh 35-38 persen suara. Sementara itu, pemimpin kelompok kiri Jean-Luc Melenchon berada di posisi kedua dengan 16-17 persen suara.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Marine Le Pen unggul di survei Pilpres Prancis 2027
Baca juga: Mariani: Krisis politik Prancis akan berlangsung hingga pilpres 2027
Penerjemah: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.