Ramallah (ANTARA) - Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengecam keras tindakan Israel baru-baru ini yang menargetkan Pusat Pelatihan Qalandia miliknya di Yerusalem Timur yang diduduki.
Menurut laporan kantor berita Palestina UNRWA dari Ramallah, Sabtu, UNRWA menegaskan bahwa penggerebekan dan aktivitas ilegal di fasilitas tersebut melanggar hukum internasional.
Dalam pernyataannya, UNRWA menegaskan pusat latihan tersebut masih merupakan milik PBB yang harus dihormati dan dilindungi sesuai dengan hukum internasional.
Menurutnya, fasilitas tersebut mengalami kerusakan selama otoritas pendudukan rezim Zionis berada di sana. Pihaknya juga telah menerima laporan tentang orang-orang yang masuk ke area tersebut dan berupaya mencuri sebagian isinya.
UNRWA menambahkan bahwa pihaknya secara konsisten menekankan perlunya melindungi pusat tersebut beserta aset-asetnya, mengingat peran vitalnya dalam menyediakan layanan pendidikan dan pelatihan kejuruan bagi pengungsi Palestina.
Badan dunia itu juga menegaskan bahwa otoritas pendudukan memiliki kewajiban hukum untuk segera menghentikan aksi semacam itu dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Lebih lanjut, UNRWA kembali menegaskan komitmennya untuk secara penuh melanjutkan kegiatan pendidikan di Pusat Pelatihan Qalandia.
Sumber: WAFA
Baca juga: Palestina desak Dewan Keamanan lindungi fasilitas PBB di Yerusalem
Baca juga: Zionis Israel kembali bongkar fasilitas UNRWA di Yerusalem
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.