Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Republic of Korea Navy (ROKN) atau AL Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan bersama di bidang operasi bawah air di Jinhae Naval Base dan Pulau Jeju, Korea Selatan.
Dalam siaran pers TNI AL yang diterima di Jakarta, Senin, dijelaskan bahwa kegiatan itu dilakukan dalam rangka Latihan Bersama (Latma) Dive Exercise (DIVEX) 2026 pada 25 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan latihan tersebut digelar agar kemampuan prajurit TNI AL dalam hal menyelam semakin terasah sehingga mampu menjalankan ragam misi bawah air.
"Latihan memang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan profesionalisme prajurit TNI AL dan ROKN dalam melaksanakan operasi penyelaman dan penyelamatan bawah air pada kegiatan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR)," kata Tunggul.
Selain untuk mengasah kemampuan dalam menyelam, Tunggul menjelaskan kegiatan itu juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan militer antara Korea Selatan dan Indonesia.
Tunggul melanjutkan seluruh rangkaian latihan pun telah berjalan dengan lancar.
Dia memastikan seluruh personel dalam keadaan aman karena mereka telah menerapkan standar keamanan yang telah ditetapkan selama latihan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Tunggul mengharapkan kemampuan personel TNI AL semakin tajam dan hubungan Indonesia dan Korea Selatan semakin erat.
Baca juga: Latma PLATEX 2026 TNI AL-USMC perkuat diplomasi militer dua negara
Baca juga: Angkatan Laut China-TNI AL selesaikan latihan di timur Pulau Taiwan
Baca juga: Marinir TNI dan USMC latihan bersama pertajam kemampuan tempur
Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.