Jakarta (ANTARA) - Mengonsumsi semangka dapat membantu melancarkan buang air besar (BAB) karena buah tersebut kaya akan air dan mengandung serat yang mendukung kesehatan pencernaan.
Ahli gizi Chelsea Rae Bourgeois, RDN, LD, pada laman Health, Senin, menjelaskan bahwa sekitar 92 persen kandungan semangka merupakan air. Kandungan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan menjaga tinja tetap lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Semangka juga mengandung serat, meski jumlahnya tidak terlalu tinggi. Serat membantu menambah volume tinja dan mendukung pergerakannya melalui saluran pencernaan.
Baca juga: Deretan buah bantu hidrasi tubuh usai beraktivitas di cuaca panas
Satu potong semangka, atau sekitar seperenam bagian dari buah berukuran sedang, mengandung sekitar 1,14 gram serat. Sementara itu, dua cangkir semangka mengandung kurang dari dua gram serat.
Mengonsumsi semangka dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan cairan dan buah dalam pola makan sehari-hari. Namun, semangka sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber serat karena kebutuhan serat tubuh juga perlu dipenuhi dari makanan lain.
Beberapa makanan yang kaya serat antara lain kacang-kacangan, lentil, biji-bijian utuh, sayuran, buah beri, serta buah-buahan lain.
Baca juga: Buah semangka dapat membantu fungsi kardiovaskular lebih baik
Meski dapat membantu pencernaan, konsumsi semangka dalam jumlah banyak juga dapat menimbulkan gangguan pada sebagian orang.
Semangka mengandung fruktosa, yaitu salah satu jenis gula alami. Pada sebagian orang, fruktosa dapat sulit diserap tubuh dan mencapai usus besar. Di sana, fruktosa dapat difermentasi oleh bakteri sehingga menghasilkan gas dan memicu kembung, sakit perut, atau diare.
Orang dengan sindrom iritasi usus atau irritable bowel syndrome (IBS) juga dapat lebih sensitif terhadap makanan yang mengandung fruktosa dan karbohidrat tertentu yang mudah difermentasi.
Baca juga: Manfaat semangka, membuang cairan hingga dukung kesehatan jantung
Karena itu, jumlah semangka yang dapat dikonsumsi tanpa menimbulkan keluhan dapat berbeda pada setiap orang.
Bourgeois juga menyarankan agar konsumsi buah dilakukan secara beragam. Buah seperti apel, pir, jeruk, kiwi, beri, dan alpukat dapat menjadi sumber serat tambahan dalam pola makan.
Selain makanan, kecukupan cairan juga penting untuk membantu serat bekerja dengan baik. Peningkatan asupan serat secara tiba-tiba tanpa diimbangi cairan yang cukup justru dapat menyebabkan kembung atau sembelit.
Baca juga: Semangka mengandung banyak nutrisi untuk kesehatan
Bagi orang dewasa sehat, konsumsi sekitar dua cangkir semangka dalam sehari secara umum masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung kondisi tubuh dan pola makan secara keseluruhan.
Dengan kandungan air dan seratnya, semangka dapat membantu mendukung kelancaran BAB. Namun, manfaat tersebut tetap perlu didukung dengan konsumsi makanan kaya serat yang beragam, cukup minum, serta aktivitas fisik yang teratur.
Baca juga: Manfaat mengonsumsi buah semangka bagi kesehatan
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.