Euro 2016 - Ronaldo dan Nani antar Portugal ke final

Euro 2016 - Ronaldo dan Nani antar Portugal ke final

Penyerang tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, merayakan golnya ke gawang Hongaria dalam laga penyisihan Grup F Piala Eropa 2016 di Stadion Parc OL, Lyon, Prancis, Rabu (22/6/2016). (AFP Photo/Francisco Leong)

Lyon, Prancis (ANTARA News) - Cristiano Ronaldo mencetak satu gol dan menjadi aktor dari terciptanya gol lainnya ketika Portugal menang 2-0 atas Wales di Lyon, Rabu (Kamis dini hari WIB), untuk melaju ke final kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016.

Bintang Portugal itu, yang telah menelan banyak kritik atas buruknya penampilannya di turnamen ini untuk standar tingginya, melepaskan tandukan keras pada menit ke-50 untuk membawa timnya memimpin.

Ronaldo kemudian melihat tembakannya dibelokkan oleh Nani untuk menjadi gol kedua tiga menit kemudian, mengakhiri laju luar biasa Wales pada penampilan perdananya di putaran final turnamen utama sejak 1958.

Portugal, yang sebelumnya tidak memenangi satu pun pertandingan dalam tempo 90 menit di turnamen ini, selanjutnya akan bertemu tuan rumah Prancis atau Jerman yang memainkan semifinal mereka pada Kamis.

Wales mampu meredam lawan mereka pada babak pertama namun tidak mampu bangkit dari defisit dua gol, mengakhiri laju yang memukau jutaan orang di negerinya dan mengubah para pemain mereka menjadi pahlawan.

Wales, dengan gelandang Aaron Ramsey yang terkena skors dan digantikan pemain Leicester City, Andy King, mendominasi permainan pada fase awal namun pertahanan rapat Portugal tidak dapat ditembus oleh mereka.

Portugal, yang berupaya untuk tampil di final Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak dikalahkan Yunani di negeri sendiri pada 2004, memiliki peluang pertamanya pada menit ke-16, tembakan mendatar Joao Mario setelah sodoran cerdik dari Ronaldo.

Wales meresponnya ketika Joe Ledley menemukan Gareth Bale dengan tendangan sudut mendatar, dan sang penyerang menembakkan bola ke atas mistar.

Wales, yang bermain untuk pertama kalinya di semifinal turnamen utama, tidak menderita demam panggung di mana lini belakang mereka, yang didukung oleh dua gelandang Ledley dan Joe Allen, yang tetap disiplin dan kompak.

Pada babak pertama yang berlangsung ketat Portugal kesulitan untuk menemukan Ronaldo, sehingga kerap lebih memilih umpan-umpan silang panjang menuju kotak penalti yang dapat dengan mudah ditangkal bek tengah James Collins.

Portugal menambah tekanan setelah turun minum, menekan sampai bagian pertahanan lawan.

Hasilnya dapat dituai dengan cepat melalui tendangan sudut pada menit ke-50, yang disepak Raphael Guerreiro ke tiang jauh di mana Ronaldo melompat tinggi melewati dua pemain bertahan untuk melesakkan gol ketiganya di kompetisi ini.

Mereka menggandakan keunggulannya dengan Nani merangsek ke kotak penalti untuk meneruskan upaya tembakan Ronaldo, dan mencatatkan gol ketiganya di turnamen ini.

Wales kemudian beruntung tidak kemasukan lebih banyak gol ketika Portugal, yang kini tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan kompetitif, meneruskan mimpi mereka untuk meraih trofi internasional perdananya.

Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar