Jakarta (ANTARA) - Pelatih RANS Simba Bogor Ramiro Diaz Cuello bertekad membawa timnya melangkah lebih jauh pada Indonesian Basketball League (IBL) 2027 setelah dipercaya menjadi pelatih kepala untuk pertama kalinya di liga bola basket Indonesia tersebut.

Pengalaman dua musim sebagai asisten kepala Dewa United Banten menjadi modal utamanya dalam membangun skuad RANS yang lebih kompetitif.

"RANS Simba Bogor mencapai telah mencapai playoff dan berniat untuk menjadi penantang gelar, jadi kami (tim kepelatihan) memiliki tantangan besar di depan," kata Cuello dalam laman IB, Senin.

Pengalaman sebagai bagian dari skuad Dewa United yang menjuarai IBL 2025 juga menjadi modal bagi pelatih asal Argentina itu untuk memahami tantangan kompetisi dan karakter pemain lokal Indonesia.

Dia menyebut penunjukannay sebagai tantangan baru karena untuk pertama kali memimpin sebuah tim sebagai pelatih kepala pelatih di IBL, meskipun Dewa United pernah memberinya peran pelatih kepala IBL All-Indonesian 2025.

Baca juga: Yesaya Saudale kembali ke Pelita Jaya usai semusim bela Hawks

Menurutnya, integrasi pemain asing dan lokal menjadi salah satu pekerjaan utama dalam persiapan menghadapi musim baru, yang disebutnya harus maksimal mengingat masa kompetisi IBL relatif singkat.

RANS Simba dituntut tampil dalam kondisi terbaik sejak awal musim dan sekaligus membangun identitas permainan agar bersaing hingga fase akhir.

Diaz Cuello juga ingin memperkuat hubungan RANS Simba dengan masyarakat Bogor dan pendukungnya.

"Kami ingin mmebangun keterikatan emosional dengan fan guna mendukung penuh tim sepanjang musim," ujar dia.

Baca juga: Pandu Wiguna berambisi juara IBL 2027 bersama Dewa United Banten

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.