Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas berat (minimum 90,7kg) International Boxing Federation (IBF) Filip Hrgovic menyebutkan lawannya Moses Itauma bertarung seperti amatir saat keduanya bertarung untuk perebutan gelar juara.

"Dia (Moses Itauma) masih bertinju seperti amatir. Dia cepat, tapi dia butuh lebih banyak kekuatan. Dia bisa menjadi lebih baik jika dia mempelajari gaya bertarung profesional," kata Filip Hrgovic dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Hrgovic mengalahkan Moses Itauma melalui techinical knockout (TKO) pada ronde kesembilan untuk merebut gelar dunia kelas berat IBF yang sedang lowong di O2 Arena, London, Inggris, Minggu (30/8) WIB. Gelar IBF tersebut sebelumnya menjadi lowong setelah Oleksandr Usyk melepaskannya.

Baca juga: Duel Itauma dan Hrgovic ditingkatkan jadi perebutan gelar IBF

Perjalanan Hrgovic menuju level juara berjalan lancar hingga ia bertemu Daniel Dubois dalam pertarungan ke-18 dalam kariernya. Petinju Kroasia itu, yang sebelumnya tak terkalahkan, dihentikan karena luka sayatan oleh Dubois di Riyadh, Arab Saudi.

Hrgovic sempat mempertimbangkan untuk pensiun karena rasa malu yang mendalam yang dirasakannya akibat kekalahan tersebut.

Namun dua tahun, dua bulan, dan empat pertarungan kemudian, Hrgovic kini menjadi juara dunia kelas berat IBF setelah kemenangannya yang tak terlupakan atas Itauma, sekaligus memperkuat rekornya menjadi 21 kemenangan dengan 16 knockout (KO) dan satu kekalahan.

Baca juga: Atasi Adeleye, Hrgovic rebut juara kelas berat WBA Gold

Hrgovic sangat menyadari bagaimana perasaan Itauma yang gagal merebut gelar juara dan mengakhiri rekor tak terkalahannya dengan 14 kemenangan (12 KO) dan satu kekalahan.

"Saran saya kepadanya saat ini adalah, tentu saja, jangan menyerah. Dan jangan kehilangan kepercayaan dirinya," katanya.

Menurutnya, Itauma perlu menjalani beberapa pertarungan mudah dan meraih kemenangan mudah, untuk membangun kembali kemampuannya dan belajar dari kesalahan-kesalahannya.

"Kamu tidak bisa bertinju seperti amatir, ini pertarungan 12 ronde, kawan. Kamu perlu mengatur tempo. Kamu harus siap setiap saat. Ini maraton, bukan lari cepat," katanya.

Hrgovic menilai Itauma hanya perlu sedikit beradaptasi dengan tinju profesional. Yang pasti, Itauma memiliki bakat luar biasa dan Hrgovic meyakini bahwa petinju Inggris berusia 21 tahun itu suatu saat akan menjadi juara dunia.

Baca juga: Navarrete dan Foster dilaporkan sepakati laga penyatuan sabuk juara

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.