Secara total, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,52 juta kunjungan atau naik 9,99 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) atau 2,95 persen secara tahunan

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2026 mencapai 1,52 juta kunjungan, dengan porsi terbesar merupakan turis dari Malaysia.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Selasa, menjelaskan kunjungan wisman melalui pintu masuk utama tercatat sebanyak 1.362.812 juta kunjungan. Sementara wisman yang masuk melalui pintu masuk perbatasan mencapai 162.225 kunjungan.

“Secara total, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,52 juta kunjungan atau naik 9,99 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) atau 2,95 persen secara tahunan (year-on-year/yoy),” kata Ateng.

Adapun secara kumulatif, yakni pada Januari hingga Juli 2026, total kunjungan wisman mencapai 8,98 juta kunjungan atau meningkat 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan yang tertinggi sejak 2020.

Bila ditinjau berdasarkan paspor yang dipegang, kunjungan wisman paling banyak dilakukan oleh wisatawan pemegang paspor Malaysia dengan porsi 15 persen. Kunjungan terbanyak berikutnya yaitu Australia (12,34 persen) dan China (10,28 persen).

Baca juga: BPS catat kunjungan wisman ke Bali mulai naik tahunan pada Juli

Baca juga: BPS kaitkan kenaikan TPK hotel bintang dengan kualitas wisman

Secara bulanan, terjadi peningkatan kunjungan wisman pada pemegang paspor Australia (12,39 persen) dan China (33,40 persen). Sementara untuk wisman pemegang paspor Malaysia mengalami penurunan (11,59 persen).

Namun, bila ditinjau secara tahunan, ketiganya mengalami kenaikan, yakni Malaysia naik 7,83 persen, Australia 8,67 persen, dan China 8,45 persen.

“Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kunjungan tersebut terutama didominasi oleh wisatawan pemegang paspor Australia,” ujar Ateng.

Sementara untuk wisatawan nusantara (wisnus), jumlah perjalanan mencapai 107,44 juta perjalanan atau naik 0,23 persen (mtm) dan 7,23 persen (yoy).

Secara kumulatif Januari hingga Juli 2026, jumlah perjalanan wisnus tercatat mencapai 737,85 juta perjalanan atau meningkat 3,34 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun untuk wisatawan nasional (wisnas), yang merujuk pada perjalanan orang Indonesia ke luar negeri, tercatat sebanyak 802,67 ribu perjalanan wisnas atau naik 4,68 persen (mtm) atau 7,73 persen (yoy).

Untuk perhitungan kumulatif Januari hingga Juli 2026, totalnya mencapai 5,26 juta perjalanan atau menurun sebesar 3,25 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Meningkatnya perjalanan wisatawan nasional secara bulanan terutama terkait dengan libur sekolah semester genap, perjalanan umrah terutama melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II di Riau, serta adanya berbagai kegiatan menarik di sejumlah negara di Asia Tenggara dan China,” kata Ateng.

Baca juga: BPS catat pengeluaran wisman triwulan II-2026 mencapai 1.285 dolar AS

Baca juga: BPS catat kunjungan wisman ke RI pada Mei 2026 capai 1,38 juta

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.