Pulau Kampung Samberpasi Biak lokasi baru wisata diving

Pulau Kampung Samberpasi Biak lokasi baru wisata diving

ilustrasi wisata snorkeling (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Biak (ANTARA News) - Wilayah Pulau Kampung Samberpasi sekitarnya mulai diminati wisatawan mancanagera sebagai lokasi penyelaman (diving) karena pesona keindahan alam bawah laut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Yubelius Usior, di Biak, Sabtu, mengatakan pihaknya terus mempromosikan kawasan Pulau Samberpasi Distrik Padaido/Aimando menjadi pusat destinasi wisata taman laut.

"Kawasan Kepulauan Samberpasi sebagai pusat destinasi wisata bahari telah dilengkapi fasilitas penunjang berupa jalan, lampu, jembatan serta tempat penginapan atau home stay," ujar Yubelius Usior lagi.

Dia mengakui, sesuai kebijakan dan program Bupati Thomas Ondy pada tahun 2015/2016 pembangunan fasilitas pariwisata akan difokuskan di Pulau Samberpasi.

Kondisi wilayah geografis Kampung Wisata Pulau Samberpasi, menurut Usior, sangat menunjang dengan program pengembangan pariwisata karena memiliki keindahan alam taman laut wisata bahari Kepulauan Padaido/Aimando.

"Siapa pun wisatawan yang mengunjungi Kampung Samberpasi akan terkesan mengingat potensi alam taman laut yang masih alami dan memiliki keindahan, sehingga layak menjadi destinasi wisata bagi wisatawan ke Pulau Biak," ujar Usior.

Wilayah taman laut Kepulauan Padaido merupakan salah satu tempat yang memiliki keragaman hayati ekosistem koral terbesar di dunia.

Karang di kepulauan ini menyimpan 95 spesies koral, dan 155 spesies ikan, seperti berbagai jenis hiu karang dan gurita serta berbagai kekayaan maritim lainnya.

Kepulauan Padaido/Aimando merupakan gugusan pulau-pulau karang dengan 30 pulau yang berada di Samudra Pasifik pada sisi sebelah timur Pulau Biak.

Gugusan pulau-pulau tersebut memiliki keindahan pantai dan berbagai jenis habitat, seperti atol, karang tepi, dan goa-goa bawah laut.

Kepulauan Padaido/Aimando memiliki luas terumbu karang untuk reef flat sekitar 9.252,1 ha dan deep reef 328,2 ha.

Pewarta: Muhsidin
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Dari gorengan sampai diving bersama Dubes AS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar