Program SMK Go Global dibentuk untuk memberi akses kepada lulusan pendidikan vokasi menuju pasar kerja global. Kita tidak hanya bicara pelatihan, tetapi bagaimana kompetensi yang dimiliki benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri dan berujung p

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani mengatakan pemerintah menargetkan penempatan 500 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) hingga 2029 melalui Program SMK Go Global.

"Program SMK Go Global dibentuk untuk memberi akses kepada lulusan pendidikan vokasi menuju pasar kerja global. Kita tidak hanya bicara pelatihan, tetapi bagaimana kompetensi yang dimiliki benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri dan berujung pada penempatan," kata Christina dalam konferensi pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Rabu.

Christina yang juga Pelaksana Harian Menteri P2MI mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan 500.000 tenaga kerja, terdiri atas 300.000 calon PMI lulusan SMK dan 200.000 dari masyarakat umum.

Program SMK Go Global menargetkan penempatan 40.000 tenaga kerja pada 2026, kemudian meningkat menjadi 140.000 pada 2027, 180.000 pada 2028, dan 140.000 pada 2029.

Baca juga: KP2MI siapkan strategi 2026 usai penempatan PMI 2025 lampaui target

Sektor yang menjadi sasaran antara lain perawat, pengasuh, tukang las, pengemudi bus dan truk, perhotelan, serta sektor prioritas lainnya.

Negara tujuan penempatan antara lain Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, negara-negara Eropa, Turki, dan Taiwan.

Pada 2026, tersedia sekitar 289 ribu lowongan kerja luar negeri yang dapat diakses melalui kanal resmi. Peluang tersebut tersedia di berbagai sektor sehingga calon PMI dapat menyesuaikannya dengan keahlian dan pengalaman.

Baca juga: KP2MI perkuat sinergi dengan Kemnaker demi penempatan 425 ribu PMI

Christina mengimbau masyarakat memanfaatkan Sistem Komputerisasi untuk Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) untuk mengetahui informasi peluang kerja luar negeri secara resmi.

"Ingin melihat peluang kerja di luar negeri, sebetulnya cara paling mudah adalah bikin akun di SISKOP2MI ini dan lihatlah apa saja peluang kerja yang saat ini ada di luar negeri," ujarnya.

SISKOP2MI dapat diakses melalui siskop2mi.bp2mi.go.id. Platform tersebut tidak hanya menyediakan informasi lowongan kerja, tetapi juga berbagai layanan untuk mendukung proses penempatan dan pelindungan PMI secara terintegrasi.

Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja luar negeri, melakukan pendaftaran, mengikuti proses seleksi, dan memantau status lamaran.

Baca juga: Menaker optimalkan sumber daya demi target 1 juta peserta pelatihan

Baca juga: Kemen-P2MI perbaiki regulasi kejar target pengiriman 425 ribu PMI

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.