Jakarta (ANTARA) - Minuman multigrain cukup sering muncul dalam pembahasan mengenai pola makan sehat. Minuman ini biasanya dibuat dari campuran beberapa jenis biji-bijian atau serealia, seperti oat, gandum, barley, beras merah, jagung, millet, quinoa, atau bahan biji-bijian lainnya.
Karena mengandung berbagai jenis serealia, minuman multigrain kerap dianggap cocok untuk menemani program diet. Namun, perlu dipahami bahwa multigrain bukan berarti otomatis rendah kalori atau bisa langsung menurunkan berat badan.
Manfaatnya lebih berkaitan dengan kandungan nutrisi dari bahan yang digunakan, terutama jika produk tersebut menggunakan biji-bijian utuh atau whole grains dan tidak memiliki tambahan gula dalam jumlah tinggi.
Baca juga: Biji-bijian dan tanaman penghasil minyak catat peningkatan produksi
Baca juga: Kandungan gizi biji jali serta manfaatnya untuk tubuh
Biji-bijian utuh masih mengandung tiga bagian utama, yakni dedak (bran), lembaga (germ), dan endosperma. Bagian-bagian tersebut menyediakan serat, vitamin, mineral, lemak sehat, serta berbagai senyawa alami yang bermanfaat bagi tubuh.
Apa itu minuman multigrain?
Secara sederhana, minuman multigrain adalah minuman yang menggunakan lebih dari satu jenis biji-bijian sebagai bahan dasarnya.
Bahan tersebut dapat diolah menjadi bubuk atau ekstrak yang kemudian diseduh dengan air. Pada produk komersial, komposisinya dapat berbeda-beda sehingga kandungan gizinya juga tidak selalu sama.
Karena itu, istilah “multigrain” sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanda bahwa sebuah produk pasti sehat. Hal yang lebih penting adalah melihat jenis biji-bijian yang digunakan serta kandungan gula, serat, lemak, dan bahan tambahan lainnya.
Produk yang menggunakan biji-bijian utuh umumnya lebih kaya serat dibandingkan produk berbahan serealia yang sudah mengalami proses pemurnian.
Kenapa multigrain sering dikaitkan dengan diet?
Salah satu alasan minuman multigrain kerap dipilih dalam pola makan adalah kandungan serat dari sejumlah jenis biji-bijian.
Serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan sistem pencernaan. Biji-bijian utuh juga memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan serealia olahan.
Dengan rasa kenyang yang lebih lama, makanan kaya serat dapat membantu seseorang mengatur pola makan secara lebih teratur. Namun, hal tersebut bukan berarti minuman multigrain dapat menggantikan seluruh kebutuhan makanan atau menjadi satu-satunya cara untuk mengatur berat badan.
Pola makan yang sehat tetap membutuhkan beragam kelompok makanan, termasuk sayur, buah, sumber protein, serta sumber karbohidrat yang berkualitas.
Baca juga: 8 manfaat biji pala untuk kesehatan dan cara aman mengonsumsinya
Apa saja kandungan yang biasanya ada?
Komposisi minuman multigrain sangat bergantung pada produk dan jenis biji-bijian yang digunakan. Beberapa bahan yang umum ditemukan antara lain:
- Oat, yang merupakan sumber biji-bijian utuh dan mengandung serat.
- Barley atau jelai, yang juga termasuk biji-bijian utuh.
- Beras merah, yang mempertahankan lebih banyak bagian alami biji dibandingkan beras putih.
- Gandum utuh, yang dapat menjadi sumber serat dan sejumlah vitamin serta mineral.
- Millet, salah satu jenis serealia yang dapat digunakan dalam campuran biji-bijian.
- Quinoa, yang juga kerap digunakan sebagai salah satu pilihan biji-bijian.
Harvard T.H. Chan School of Public Health memasukkan oat, barley, quinoa, beras merah, gandum utuh, dan sejumlah jenis biji-bijian lainnya sebagai pilihan whole grains.
Apakah minuman multigrain bisa membantu menurunkan berat badan?
Minuman multigrain tidak dapat dianggap sebagai minuman yang secara otomatis menurunkan berat badan.
Jika ingin menjaga berat badan, yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan. Minuman atau makanan berbahan biji-bijian utuh dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan tersebut, terutama karena kandungan seratnya.
Selain itu, kandungan produk perlu diperhatikan. Minuman multigrain yang memiliki tambahan gula cukup tinggi tetap dapat menyumbang asupan gula dan energi yang cukup besar.
Dengan kata lain, tulisan “multigrain” pada kemasan bukan berarti produk tersebut bebas dari gula atau otomatis cocok untuk semua pola makan.
Perhatikan kandungan gula pada minuman multigrain
Ini menjadi salah satu hal penting sebelum membeli minuman multigrain kemasan.
Beberapa produk mungkin mengandung tambahan gula untuk memberikan rasa yang lebih manis. Karena itu, biasakan membaca tabel informasi nilai gizi dan daftar bahan sebelum mengonsumsinya.
Harvard T.H. Chan School of Public Health juga mengingatkan bahwa label whole grain tidak selalu berarti sebuah produk otomatis menjadi pilihan paling sehat. Konsumen tetap perlu melihat keseluruhan komposisi, termasuk kandungan serat dan gula.
Jika tersedia pilihan dengan kandungan gula tambahan yang lebih rendah dan bahan biji-bijian utuh yang lebih dominan, pilihan tersebut dapat menjadi pertimbangan yang lebih baik.
Baca juga: 9 manfaat biji pepaya untuk kesehatan dan cara konsumsi yang aman
Multigrain berbeda dengan whole grain
Istilah multigrain dan whole grain juga tidak memiliki arti yang sama.
Multigrain berarti produk menggunakan beberapa jenis biji-bijian. Namun, belum tentu seluruh biji-bijian tersebut merupakan biji-bijian utuh.
Sementara itu, whole grain mengacu pada biji-bijian yang masih mempertahankan bagian utama bijinya, yaitu dedak, lembaga, dan endosperma.
Karena itu, saat memilih minuman atau makanan multigrain, jangan hanya melihat tulisan “multigrain”. Periksa juga apakah bahan yang digunakan merupakan whole grain dan lihat komposisi keseluruhan produk.
Cara menikmati minuman multigrain dengan lebih bijak
Minuman multigrain dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam. Namun, sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti semua makanan utama.
Jika dikonsumsi sebagai bagian dari sarapan atau camilan, minuman tersebut dapat dipadukan dengan makanan lain yang menyediakan sumber protein, buah, atau makanan bergizi lainnya.
Prinsipnya, jangan terpaku pada satu jenis makanan atau minuman. Pola makan yang sehat justru dibangun dari variasi makanan dan keseimbangan nutrisi.
Panduan MyPlate juga menganjurkan memilih sumber biji-bijian yang kaya nutrisi dan membatasi produk dengan tambahan gula, lemak jenuh, serta natrium berlebihan.
Jadi, apakah minuman multigrain bagus untuk diet?
Minuman multigrain dapat menjadi salah satu pilihan dalam pola makan sehat, terutama jika dibuat dari biji-bijian utuh dan memiliki kandungan gula tambahan yang rendah.
Namun, minuman ini bukan solusi instan untuk menurunkan berat badan. Manfaatnya lebih tepat dilihat sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dan beragam.
Sebelum membeli, periksa daftar bahan dan tabel informasi nilai gizi. Jangan hanya terpaku pada klaim “multigrain” atau “untuk diet” yang tercantum pada kemasan.
Dengan memahami kandungannya, minuman multigrain bisa dinikmati sebagai salah satu pilihan makanan atau minuman berbahan biji-bijian tanpa harus menganggapnya sebagai jalan pintas untuk mendapatkan tubuh tertentu.
Baca juga: Sederet makanan tinggi serat yang sebaiknya ada di rumah
Baca juga: Minyak dari biji-bijian bisa mendatangkan faedah bagi kesehatan
Baca juga: 7 jenis kacang dan biji-bijian yang ampuh turunkan kolesterol jahat
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.