Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pemerintah berkomitmen untuk mempersiapkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia menyusul target penciptaan lapangan kerja baru sebanyak 3,49 juta lapangan kerja pada tahun 2027.

Menurut Menaker, Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi Nasional merupakan dua program strategis pemerintah untuk mencapai target tersebut.

“Program kita ada pemagangan, ada vokasi, bagaimana kita terus berusaha mendekatkan industri dengan pelatihan pemagangan. Jadi dalam bab penyiapan tenaga kerja, itulah dua besar yang kita lakukan,” kata Yassierli saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

Selain untuk mempersiapkan kompetensi yang relevan bagi angkatan kerja baru, Menaker mengatakan kedua program tersebut juga diharapkan mampu mengatasi ketidaksesuaian (mismatch) antara kebutuhan dunia usaha dan industri dengan kemampuan tenaga kerja yang tersedia.

Baca juga: Menaker: Pendidikan vokasi siapkan SDM dengan kompetensi relevan

“Makanya program pemerintah, Magang Nasional, Pelatihan Vokasi Nasional, sebenarnya tujuan utamanya adalah untuk mengurangi mismatch tadi,” ujar dia.

Tahun ini, pemerintah menargetkan total peserta Magang Nasional sebanyak 150 ribu orang lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi. Sementara, Pelatihan Vokasi Nasional ditargetkan mampu menggaet lebih dari 200 ribu orang peserta.

“Magang Nasional itu adalah untuk lulusan perguruan tinggi, sedangkan Pelatihan Vokasi Nasional itu adalah untuk lulusan SMA dan SMK,” kata Menaker.

“Dan ini menjadi program prioritas Pak Presiden (Prabowo Subianto) juga, dan targetnya kita juga cukup besar, walaupun itu belum menjawab jumlah total semua angkatan kerja yang baru,” ujarnya menambahkan.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.