Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pemerintah masih menunggu izin dari Pemerintah Afrika Selatan untuk merealisasikan rencana pembangunan Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan.

Ia menyampaikan bahwa pengurusan izin pembangunan Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town terkendala karena lokasi pembangunannya berada di zona pertanian.

"Jadi kita harus menunggu izin. Jadi sekarang bolanya itu ada di Afrika Selatan. Saya sudah bicara dengan Menteri Kebudayaan Afrika Selatan," katanya dalam rapat kerja pemerintah bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Rabu, yang disiarkan di kanal YouTube TV Parlemen.

Karena hingga saat ini pengurusan izinnya belum selesai, ia mengatakan, realisasi pembangunan Rumah Budaya Indonesia di Cape Town kemungkinan akan tertunda hingga tahun depan.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk membangun Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari di Cape Town.

Menurut dia, pemerintah sebelumnya juga menyiapkan kayu untuk membangun rumah budaya tersebut.

"Kayu-kayu itu sudah dicek dari tahun lalu, sudah tidak bisa digunakan, sudah hancur," kata Fadli.

"Tidak ada yang bisa dipakai lagi. Kayu-kayunya itu sudah kami cek," ia menambahkan.

Baca juga: Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf akan dibangun di Afrika Selatan

Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari ​​​​​​rencananya dibangun di lahan seluas 2.000 meter persegi di dekat kompleks Makam Syaikh Yusuf Al-Makassari di Macassar, Cape Town.

Fasilitas itu dirancang sebagai pusat kegiatan kebudayaan yang ditujukan untuk menumbuhkan nilai-nilai spiritualitas dan toleransi serta mendorong pertukaran budaya dan riset sejarah.

Fadli menyampaikan bahwa Rumah Budaya Indonesia Syaikh Yusuf Al-Makassari ​​​​​nantinya juga bisa menjadi tempat kegiatan komunitas Cape Malay, yang mencakup orang-orang dari Indonesia di Afrika Selatan.

Pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan sudah sepakat untuk bekerja sama melestarikan warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari dan meningkatkan hubungan antar-masyarakat kedua negara.

Baca juga: Pembangunan rumah budaya di Afrika Selatan butuh waktu setahun

Baca juga: Rumah Budaya Indonesia direncanakan segera dibangun di Tawau Malaysia

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.