Jakarta (ANTARA) - Xiaomi untuk pertama kalinya akan berpartisipasi dalam pameran teknologi IFA 2026 yang digelar di Berlin, Jerman dengan membawa ekosistem perangkat rumah tangga pintar Mijia untuk diperkenalkan kepada konsumen Eropa.

Dilansir dari laporan GSM Arena pada Selasa (1/9) waktu setempat, Xiaomi dijadwalkan menggelar konferensi pers pada 3 September pukul 10.30 waktu setempat di Berlin atau sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam keikutsertaan perdananya di IFA, Xiaomi berambisi untuk memperluas ekosistem rumah pintar Mijia kepada lebih banyak konsumen di Eropa.

Mijia merupakan sub-merek Xiaomi yang mencakup berbagai perangkat rumah tangga dan produk rumah pintar. Mijia kini memiliki lebih dari 2.000 produk dalam lebih dari 130 kategori.

Baca juga: Xiaomi debutkan robot humanoid di panggung World Robot Conferece 2026

Xiaomi mengklaim produk-produk Mijia dirancang dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna sehingga perangkatnya dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan pemiliknya.

Selain itu, Xiaomi menekankan kualitas produk yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari serta desain sederhana yang dapat menyatu dengan lingkungan rumah.

Dalam ajang IFA, Xiaomi memberikan gambaran mengenai sejumlah perangkat Mijia yang akan dipamerkan. Salah satunya adalah mesin cuci Mijia Tri-Drum Washer yang mampu memisahkan cucian dengan mudah.

Xiaomi juga akan memperkenalkan pendingin udara yang dilengkapi radar gelombang milimeter untuk menjaga kenyamanan pengguna sekaligus membantu menghemat konsumsi energi.

Perangkat lainnya adalah kulkas Mijia dengan teknologi Cryo Fresh yang diklaim dapat membantu menjaga kesegaran makanan lebih lama.

Baca juga: Xiaomi Pad 9 Pro Max muncul di Geekbench pakai chip XRING O3

Baca juga: Xiaomi 18 Fold dikabarkan dibekali baterai 6.000 mAh

Baca juga: Xiaomi 18 Fold bakal gunakan memori LPDDR6 terbaru dari CXMT

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.