Surabaya (ANTARA) - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mengembangkan benih unggul sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan anggota Pramuka secara serentak di berbagai daerah di provinsi setempat.

“Ya, kita sudah bukan hanya menghasilkan pangan untuk diproduksi dan dikonsumsi, tapi juga kita sudah membuat benih-benih unggul,” kata Ketua Kwarda Pramuka Jatim HM Arum Sabil saat Apel Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu malam.

Arum mengatakan salah satu benih unggul yang dikembangkan Pramuka Jatim adalah benih jagung dengan label KIP, singkatan dari Kolaborasi Inovasi Polri.

Baca juga: Khofifah ajak Pramuka Jatim jadi penggerak swasembada pangan

Pengembangan benih tersebut menunjukkan program ketahanan pangan yang dijalankan Pramuka Jatim tidak hanya berorientasi pada hasil produksi pangan, tetapi juga mulai diarahkan pada pengembangan sumber produksi yang dapat mendukung keberlanjutan pangan.

Menurut Arum, program ketahanan pangan tersebut telah berjalan dan menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan anggota Pramuka di Jawa Timur.

"Kwarda Pramuka Jatim terus mendorong agar program ketahanan pangan dapat berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam pengembangan inovasi dan hasil pertanian," ujarnya.

Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarda Pramuka Jatim Arumi Bachin mengatakan program ketahanan pangan menjadi salah satu topik utama dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.

“Sudah berjalan, sebetulnya sudah lama, cukup lama untuk program bedah rumahnya dan ditambah dengan ketahanan pangan yang luar biasa, serentak yang ada di Jawa Timur,” ujarnya.

Arumi mengatakan pelaksanaan program secara serentak tersebut mendapat antusiasme tinggi dari anggota Pramuka di berbagai daerah.

Baca juga: Pramuka Jatim siap renovasi 403 rumah tidak layak huni warga Kediri

Baca juga: Pramuka Jatim canangkan "Satu Gugus Depan Satu Produk Wirausaha"

“Kita melihat antusias dari seluruh lapisan Pramuka yang ada di Jawa Timur begitu luar biasa,” katanya.

Menurut dia, tingginya partisipasi tersebut juga terlihat dari banyaknya anggota dan satuan Pramuka yang memperoleh apresiasi serta penghargaan atas program yang mereka jalankan.

Ia mengatakan penghargaan tersebut diberikan melalui berbagai tahapan, sehingga menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi anggota Pramuka dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Arumi menilai keterlibatan Pramuka dalam ketahanan pangan memperlihatkan bahwa organisasi kepanduan tersebut tidak hanya berperan dalam pembinaan anggota muda, tetapi juga ikut menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan nyata.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.