Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Mandala, Kota Jayapura, yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Penjabat Sekda Papua Chirstian sohilait di Jayapura, Kamis, mengatakan bantuan sebanyak tiga truk tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih menempati tenda-tenda pengungsian di sekitar Lapangan Mandala.

Baca juga: Polri respons cepat bantu padamkan kebakaran Kodam Lama Jayapura

“Bantuan yang kami berikan sesuai dengan apa yang dibutuhkan para korban kebakaran saat ini, seperti handuk, kebutuhan mandi, sikat gigi, bantal, selimut, dan beberapa barang keperluan lainnya,” katanya.

Menurut Christian, sebelumnya Pemprov Papua telah berkoordinasi dengan pengelola posko untuk mengetahui kebutuhan warga setelah memasuki hari ketiga pasca-kebakaran.

"Kami berharap kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga selama berada di lokasi pengungsian. Kami berharap pasca-kejadian hari ini dan beberapa hari ke depan tidak ada pengungsi yang sakit,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk menjaga kebersihan lingkungan, pemerintah juga menyediakan kantong plastik sampah di lokasi pengungsian. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah timbulnya persoalan kesehatan akibat kondisi lingkungan yang kurang bersih.

"Kami mengimbau masyarakat dan keluarga pengungsi yang datang ke lokasi untuk tetap memperhatikan kondisi warga yang sedang menjalani masa pengungsian," katanya.

Baca juga: Pemkot Jayapura minta polisi selidiki kasus kebakaran

Baca juga: Polres Jayapura sebut motif pembakaran kantor pemda sakit hati

Dia menambahkan Pemprov Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura juga mulai memetakan kebutuhan warga terdampak untuk penanganan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

“Pemda kota dan Pemprov juga sedang melihat langkah-langkah lain untuk penanganan pascakebakaran. Karena waktu tanggap darurat satu minggu atau dua minggu,” ujarnya.

Sebelumnya, terjadi kebakaran di kawasan belakang Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua pada Senin (31/8) sore dan berdasarkan data yang dihimpun, korban kebakaran mencapai 560 kepala keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 3.200 orang.

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.