Tokyo (ANTARA) - Seorang peserta pelatihan teknis asal Indonesia meninggal dunia setelah terjepit mesin pengaduk saat bekerja di sebuah pabrik di Prefektur Hiroshima, Jepang bagian barat, pada Rabu malam, menurut otoritas setempat.

Panggilan darurat diterima sekitar pukul 22.20 waktu setempat dan melaporkan bahwa seorang laki-laki mengalami pendarahan setelah lehernya terjepit di dalam mesin pengaduk di pabrik milik perusahaan produsen bahan kimia dan material Toda Kogyo Corp. di Kota Otake.

Polisi setempat kemudian mengidentifikasi pria tersebut bernama Indra Kurniawan, berusia 21 tahun.

Menurut polisi, Kurniawan saat itu sedang bekerja seorang diri dalam proses produksi cat. Disebutkan pula bahwa mesin pengaduk tersebut memiliki diameter dan kedalaman masing-masing sekitar 1,5 meter.

Polisi masih menyelidiki kronologi dan penyebab kecelakaan, antara lain dengan memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi. Polisi mengatakan tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

Sumber: Kyodo

Baca juga: WNI meninggal di danau Malaysia, staf KBRI sempat coba menolong

Baca juga: Perempuan asal Riau korban penipuan kerja di Kamboja meninggal dunia

Baca juga: WNI tewas tenggelam di danau Jerman, Kemlu bantu pemulangan jenazah

Penerjemah: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.