Jakarta (ANTARA) - TNI menggandeng militer Amerika Serikat, Kanada dan Singapura untuk memperbaiki sebuah sekolah di Sumatera Selatan yakni SDN 12 Martapura, OKU Timur.
Dalam siaran pers resmi yang dikeluarkan Pusat Penerangan Mabes TNI, Kamis, dijelaskan kegiatan pembangunan fasilitas masyarakat ini dinamakan Engineer Civic Action Program (ENCAP) yang merupakan bagian dari kegiatan di ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026.
Proses perbaikan sekolah itu ditinjau oleh Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto, Rabu (2/9).
Menurut Bambang, kegiatan ini menunjukkan bahwa ajang SGS juga harus memberikan dampak baik kepada masyarakat sekitar.
"Ini menunjukkan bahwa SGS 2026 tidak hanya mengasah interoperabilitas militer saja," jelas Bambang.
Dengan adanya kegiatan ENCAP ini, Bambang berharap masyarakat bisa memiliki fasilitas umum yang layak.
Dia menambahkan, saat ini kegiatan ENCAP juga sedang berlangsung di beberapa daerah, terutama di tempat latihan militer berlangsung. Proses pembangunan tersebut akan terus dilakukan hingga 7 September 2026 mendatang.
"Peresmian hasil ENCAP akan dilaksanakan pada 7 September 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata para prajurit," tambah dia.
Untuk diketahui, Ajang SGS tahun 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan Super Garuda Shield merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.
“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).
Ke-21 negara tersebut yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.
Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.
Baca juga: TNI dan prajurit negara sahabat perkuat kemampuan evakuasi lewat SGS
Baca juga: TNI bersama prajurit AS-Australia pertajam kemampuan patroli lewat SGS
Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.