Moskow (ANTARA) - Sedikitnya 43 orang dilaporkan tewas karena keracunan gas saat berusaha menyedot bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal, menurut laporan surat kabar Vanguard pada Kamis (3/9).
Sebelumnya, pada hari yang sama, lebih dari 200 orang berupaya menyedot BBM secara ilegal dari dermaga di kawasan Okrika saat sebuah kapal sedang bersandar untuk memuat barang ekspor, menurut laporan tersebut.
Saat memindahkan cairan BBM dengan menggunakan selang tanpa bantuan mesin pompa atau siphoning, gas dari BBM tersebut bocor memenuhi area hingga menyebabkan beberapa orang jatuh ke sungai, sementara yang lainnya mengalami komplikasi pernapasan parah.
Menurut laporan itu, para korban gangguan pernapasan telah mendapat perawatan di rumah sakit.
Polisi Perairan Sungai Nigeria masih terus mendata jumlah korban tewas dan melanjutkan penyelidikan atas insiden tersebut.
Sumber: Sputnik
Baca juga: 30 orang tewas, 40 terluka akibat ledakan truk tangki BBM di Nigeria
Baca juga: Kebakaran truk BBM di Nigeria tewaskan 50 orang
Baca juga: Nigeria berencana hentikan impor BBM pada 2019
Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.