Teheran (ANTARA) - Sebanyak enam personel Angkatan Laut Artesh Iran tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Selasa (1/9) malam waktu setempat, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Mehr, pada Kamis (3/9).

Laporan itu mengungkapkan bahwa di antara korban terdapat tiga pilot yang diidentifikasi sebagai Mojtaba Baqeri, Hamed Okati, dan Hossein Mahdavian.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada Kamis, Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran Hossein Kermanpour menyampaikan bahwa 18 orang tewas sementara 142 lainnya terluka dalam serangan AS terhadap Iran antara 30 Agustus dan 2 September.

Pada Rabu (2/9) pagi, Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan di platform X bahwa pasukannya telah "berhasil menyelesaikan gelombang serangan terhadap target-target militer Iran," dengan alasan adanya "upaya serangan baru-baru ini oleh Korps Garda Revolusi Islam terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz dan personel militer Amerika."

Iran merespons dengan menyerang pangkalan dan aset AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, daerah semiotonom Kurdistan di Irak, serta Uni Emirat Arab.


Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.