Bantuan yang dikirim terdiri atas beras, minyak goreng, susu, berbagai bahan pangan, pakaian layak pakai, selimut, hingga obat-obatan
Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat Boeing 737 untuk mengangkut dua ton bantuan logistik bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana berdasarkan siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan pada Rabu (2/9) pesawat tersebut mengangkut bantuan dari Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, menuju NTT.
"Bantuan yang dikirim terdiri atas beras, minyak goreng, susu, berbagai bahan pangan, pakaian layak pakai, selimut, hingga obat-obatan," kata Nyoman.
Baca juga: TNI AU distribusikan 729 ton logistik untuk korban gempa di NTT
Nyoman mengatakan pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat pendistribusian logistik kepada korban gempa di NTT.
Bantuan tersebut merupakan sumbangan masyarakat, instansi pemerintah daerah, kelompok masyarakat, dan sekolah di wilayah Malang.
Setibanya di NTT, bantuan akan langsung didistribusikan oleh personel TNI dan relawan kepada warga terdampak gempa.
Baca juga: TNI AU dan BNPB selamatkan korban gempa di NTT dengan helikopter
Nyoman mengatakan pengiriman bantuan melalui jalur udara akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh korban gempa di NTT memperoleh bantuan yang dibutuhkan.
"Setiap bantuan yang diberangkatkan bukan sekadar logistik, tetapi juga membawa pesan solidaritas dan harapan bagi para korban bencana," katanya.
Baca juga: BNPB terima bantuan 34,38 ton dari TNI AU dan Jakarta untuk gempa NTT
Pewarta: Walda Marison
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.